Rabu, 18 Oktober 2017 WIB

Agar Sukses Ungkapkan Dua Kata Ini

Oleh : admin | Selasa, 19 Januari 2016 | 20:48 WIB



 Setiap orang pastilah ingin meraih kesuksesan, khususnya dalam karier. Seorang profesor menyatakan, hanya mengubah satu kata dalam kalimat dapat membuat Anda lebih sukses. 

Bagaimana caranya? 

Profesor Bernard Roth dari Stanford University, Amerika Serikat menyatakan, cara Anda berbicara tidak hanya mempengaruhi cara orang lain memandang diri Anda, namun juga akan membentuk perilaku Anda. 

Dalam bukunya yang berjudul The Achievement Habit, Roth menyarankan Anda untuk sering mengucapkan dua kata ini agar kesuksesan membentuk diri Anda. 
1. Katakan "dan" daripada "tetapi" 
Roth memberi contoh, Anda harus mengganti mengucapkan "Saya ingin menonton film, tapi saya masih harus menyelesaikan pekerjan" dengan "Saya ingin menonton film dan saya masih harus menyelesaikan pekerjaan." 

Mengapa demikian? Menurut Roth, ketika Anda menggunakan kata "tetapi", maka Anda menciptakan konflik maupun alasan kepada diri sendiri yang tidak sepenuhnya ada. 

Namun, ketika menggunakan kata "dan", hal sebaliknyalah yang terjadi. 

"Apabila Anda menggunakan kata 'dan', otak mempertimbangkan bagaimana memecahkan dan menangani solusi dua kalimat tersebut.  Anda misalnya akhirnya memutuskan untuk menonton film pendek atau mendistribusikan pekerjaan Anda," jelas Roth. 

2. Katakan "akan" daripada "harus" 
Menurut Roth, penggunaan kata ini sangat efektif untuk membuat seseorang menyadari apa yang mereka lakukan dalam hidup, bahkan hal-hal yang menurut mereka tidak menyenangkan. 

Namun, faktanya itulah yang mereka pilih.  "Pikiran kita lebih rumit daripada yang kita kira dan selalu bekerja dengan ego untuk mensabotase tujuan terbaik kita. Inilah kondisi manusia," ujar Roth.


Komentar


Komoditi - 6 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close