Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Urus SIUP dan TDP Kini Hanya 2 Hari Saja

Oleh : Sayadi San | Selasa, 22 Maret 2016 | 00:02 WIB



JAKARTA, KOMODITI.CO- Sebuah langkah maju dilakukan oleh Kementerian Perdagangan. Kini  layanan permohonan untuk membuat Surat izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang tadinya tiga hari dipangkas selesai hanya dalam tempo 2 hari saja.

Terobosan ini dilakukan melalui perubahan Peraturan Menteri Perdagangan, yakni Permendag No. 14/M-DAG/PER/3/2016 Tentang Perubahan Atas Permendag No. 77/M-DAG/PER/12/2013 Tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan dan Tanda Daftar Perusahaan Secara Simultan Bagi Perusahaan Perdagangan yang diterbitkan pada 2 Maret 2016.

“Permendag  nomor 14/2016 ini akan mempercepat proses penerbitan SIUP dan TDP Simultan dari yang sebelumnya tiga hari menjadi dua hari kerja kerja, terhitung sejak tanggal diterimanya permohonan secara lengkap dan benar,” ujar Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong melalui siaran persnya.

 “Sekarang para pelaku usaha dapat melakukan proses permohonan SIUP dan TDP dengan menggunakan satu formulir dari sebelumnya dua formulir yang terpisah,” tambah Thomas Lembong.

SIUP dan TDP juga akan diterbitkan dalam dokumen terpisah dengan format yang berpedoman pada Peraturan Menteri Perdagangan mengenai SIUP dan Peraturan Menteri Perdagangan mengenai TDP.  Selanjutnya, jika ada berkas yang kurang lengkap, informasi penolakan pada proses permohonan SIUP dan TDP juga akan disampaikan lebih cepat. 

Penerbitan SIUP dan TDP secara simultan saat ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan sistem informasi perusahaan online (SIPO) yang dikelola oleh Direktorat Bina Usaha Perdagangan, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan. 


#Menteri perdagangan #Kementerian perdagangan #Thomas lembong #Siup #Tdp #Perusahaan

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close