Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Menteri Susi Tak Terima Klaim China di Perairan Natuna

Oleh : Sayadi San | Selasa, 22 Maret 2016 | 11:38 WIB


Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

JAKARTA, KOMODITI.CO- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang tidak  terima atas sikap pemerintah China yang mengintervensi penegakan hukum pada kapal pencuri ikan berbendera Tiongkok, yakni KM Kway Fey 10078, di Laut Natuna, harus mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

Kapal China Susi melanggar regulasi Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.  Menurut Susi, sikap China yang menyebut perairan Natuna sebagai wilayah historical traditional fishing ground milik China, dimana menurut China para nelayannya sudah biasa menangkap ikan di wilayah perairan tersebut, adalah tidak benar. "Klaim pemerintah China tidak betul dan tidak mendasar," ujar Susi dalam siaran persnya, Selasa (22/1). 

Klaim itu hanya bersifat pengakuan sepihak dan tidak diakui oleh United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS ). Saat ini, tambah Susi, Traditional Fishing Right yang dimiliki Indonesia hanya dengan Malaysia. 

Dalam UNCLOS Internasional, istilah Traditional Fishing Right berlaku setelah ada perjanjian yang ditandatangani oleh atau antar dua negara. "Jadi tidak ada treaty tradisional fishing right di ZEE Natuna. Itu mutlak dalam wilayah dan interest Indonesia," tegas Susi. 

Menteri Susi Pudjiastuti  sudah berbicara kepada wakil Dubes China untuk Indonesia. Sementara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri akan melayangkan nota diplomatik atas tindakan yang dilakukan oleh penjaga pantai  (coastguard) China terhadap penggagalan penangkapan kapal ilegal KMK Way Fey itu. 

"Indonesia telah bertahun-tahun mengupayakan perdamaian di Laut CIna Selatan. Dengan insiden itu, kami merasa terganggu dan tersabotase dalam upaya kami itu," kata Susi setelah pertemuannya dengan para pejabat kedutaan Cina di Jakarta Senin (21/03).  "Kami mungkin membawa ini ke Mahkamah Internasional hukum laut," tambah Susi.

Sebelumnya, pihak Indonesia dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  melalui Kapal Pengawas Hiu 001 telah mengamankan 8 Anak Buah Kapal (ABK) KM Kway Fey yang memasuki wilayah Perairan Natuna, Minggu (20/3).  Namun, upaya penegakan hukum itu gagal menggiring kapal tersebut karena tiba-tiba kapal coastguard milik China mendekat dan langsung menabrak KM Kway Fey serta menarik kapal tersebut menjauh dari wilayah Indonesia.

Upaya Menteri Susi Pudjiastuti memberantas illegal fishing dari perairan Indonesia harus terus didukung oleh segenap rakyat Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan juga meningkatkan komoditi perikanan Indonesia.


#China #Kementerian kelautan dan perikanan #Illegal fishing #Menteri susi pudjiastuti # natuna

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close