Senin, 26 Juni 2017 WIB

Menteri Susi Tak Terima Klaim China di Perairan Natuna

Oleh : Sayadi San | Selasa, 22 Maret 2016 | 11:38 WIB


Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

JAKARTA, KOMODITI.CO- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang tidak  terima atas sikap pemerintah China yang mengintervensi penegakan hukum pada kapal pencuri ikan berbendera Tiongkok, yakni KM Kway Fey 10078, di Laut Natuna, harus mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

Kapal China Susi melanggar regulasi Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.  Menurut Susi, sikap China yang menyebut perairan Natuna sebagai wilayah historical traditional fishing ground milik China, dimana menurut China para nelayannya sudah biasa menangkap ikan di wilayah perairan tersebut, adalah tidak benar. "Klaim pemerintah China tidak betul dan tidak mendasar," ujar Susi dalam siaran persnya, Selasa (22/1). 

Klaim itu hanya bersifat pengakuan sepihak dan tidak diakui oleh United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS ). Saat ini, tambah Susi, Traditional Fishing Right yang dimiliki Indonesia hanya dengan Malaysia. 

Dalam UNCLOS Internasional, istilah Traditional Fishing Right berlaku setelah ada perjanjian yang ditandatangani oleh atau antar dua negara. "Jadi tidak ada treaty tradisional fishing right di ZEE Natuna. Itu mutlak dalam wilayah dan interest Indonesia," tegas Susi. 

Menteri Susi Pudjiastuti  sudah berbicara kepada wakil Dubes China untuk Indonesia. Sementara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri akan melayangkan nota diplomatik atas tindakan yang dilakukan oleh penjaga pantai  (coastguard) China terhadap penggagalan penangkapan kapal ilegal KMK Way Fey itu. 

"Indonesia telah bertahun-tahun mengupayakan perdamaian di Laut CIna Selatan. Dengan insiden itu, kami merasa terganggu dan tersabotase dalam upaya kami itu," kata Susi setelah pertemuannya dengan para pejabat kedutaan Cina di Jakarta Senin (21/03).  "Kami mungkin membawa ini ke Mahkamah Internasional hukum laut," tambah Susi.

Sebelumnya, pihak Indonesia dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  melalui Kapal Pengawas Hiu 001 telah mengamankan 8 Anak Buah Kapal (ABK) KM Kway Fey yang memasuki wilayah Perairan Natuna, Minggu (20/3).  Namun, upaya penegakan hukum itu gagal menggiring kapal tersebut karena tiba-tiba kapal coastguard milik China mendekat dan langsung menabrak KM Kway Fey serta menarik kapal tersebut menjauh dari wilayah Indonesia.

Upaya Menteri Susi Pudjiastuti memberantas illegal fishing dari perairan Indonesia harus terus didukung oleh segenap rakyat Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan juga meningkatkan komoditi perikanan Indonesia.


#China #Kementerian kelautan dan perikanan #Illegal fishing #Menteri susi pudjiastuti # natuna

Komentar


Serbaneka - 6 hari yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close