Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Di Darat Blok Masela Berkembang

Oleh : Sayadi San | Jumat, 25 Maret 2016 | 16:07 WIB


Blok Masela di Maluku

JAKARTA, KOMODITI.CO- Perang urat syaraf antara Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli, dan Menteri ESDM, Sudirman Said, sementara ini sudah kendur.  Presiden Joko Widodo sudah memutuskan pembangunan kilang pengolahan gas di Blok Masela, Maluku, akhirnya dibangun di darat (onshore).

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan, khususnya terkait efektivitas proyek jangka panjang dan anggaran yang besar.

Sebelumnya, tarik ulur pengembangan Blok Masela di kabinet sangat alot. Rizal Ramli ‘ngotot’ agar pegembangan dilakukan di darat saja. Sementara Sudirman Said bersikeras Blok Masela dibangun di lepas pantai (offshore).

Menanggapi keputusan itu Rizal Ramli terlihat sangat puas. "Cuma 3 kata, alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah..." komentar Rizal sembari tersenyum kepada para wartawan

Akan halnya Sudirman Said  yang dipastikan kecewa dengan keputusan ini sempat terbetik kabar akan mundur dari kabinet. Namun di kantor Kementerian ESDM, Sudirman Said  menegaskan bahwa kabar dirinya akan mundur itu tak benar. Menurutnya, masih banyak persoalan yang ia harus selesaikan di sektor ESDM.

"Mengenai mundur, urusan masih banyak. Saya menjalankan tugas negara sebaik-baiknya. Saya tidak ada pikiran itu sama sekali," kata Sudirman Said.


#Menteri esdm #Presiden Jokowi #Rizal ramli #Sudirman said #Blok masela #Menko maritim

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close