Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

Kepala Bappebti "Open" Perbaiki Perdagangan Berjangka Komoditi

Sebuah pertemuan antara Kepala Bappebti dengan para pelaku perdagangan berjangka komoditi untuk menerima masukan perbaikan

Oleh : Sayadi San | Selasa, 05 April 2016 | 18:25 WIB


Komoditi.co Kepala Bappebti Bachrul Chairi (tengah) dan para pialang Perdagangan Berjangka Komoditi

JAKARTA, KOMODITI.CO – Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi  (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi, Selasa (5/4), melakukan pertemuan dan berdialog dengan 100 lebih pelaku perdagangan berjangka komoditi di Jakarta.

Pertemuan di Ruang  Auditorium Kementerian Perdagangan ini dinilai sangat penting, karena merupakan pertemuan pertama Bachrul Chairi sebagai Kepala Bappebti  dengan para pialang berjangka setelah ia dilantik pertengahan Maret  lalu. Pertemuan ini membahas tema “Memacu pertumbuhan transaksi multilateral PBK dengan integritas”. 

Dalam kesempatan ini Bachrul mengungkapkan harapannya terkait dengan target yang ingin dicapai di bidang perdagangan berjangka komoditi. “Kita punya target 20 persen market share tahun 2016 ini. Nah, bagaimana masing-masing perusahaan berkontribusi agar target 20 persen itu bisa dicapai,” ungkap Bachrul.

Bachrul memandang  perlu langkah bersama antara Bappebti sebagai badan pengawas bersama para pelaku pasar, dan untuk itu ia membuka diri untuk menerima saran dan masukan.   “Kita bangun bersama image perdagangan berjangka. Bappebti tidak bisa melakukannya sendirian,” katanya.

Sejumlah pialang mengungkapkan berbagai hal yang ditemui dalam aktivitas perdagangan berjangka.  “Sampai sekarang transaksi multilateral belum sukses. Seharusnya transaksi fisiknya dulu diperbaiki,” ujar Alijaya, salah seorang pialang.  Sementara pialang lainnya mengungkapkan apresiasinya terhadap pertemuan ini.

Bachrul Chairi menambahkan komunikasi dan pertemuan dengan para pelaku pasar komoditi akan dilakukan secara lebih reguler, agar dirinya bisa mendapat masukan.  Ditekankan bahwa apa yang akan dilakukan oleh Bappebti adalah bagaimana memberikan perlindungan yang lebih terhadap nasabah dalam aktivitas perdagangan berjangka komoditi.

Bachrul berharap ada concern bersama dalam membangun PBK (Perdagangan Berjangka Komoditi).  “Mari kita lakukan bersama. Saya akan melihat kepentingan semua pihak dalam membangun PBK. Saya akan open untuk menerima masukan-masukan,” tambah Bachrul Chairi. 

Suasana dialog pialang dengan Kepala Bappebti

Dalam pertemuan ini Kepala Bappebti Bachrul Chairi didamping  Kabiro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti Pantas Lumban Batu, Kabiro Pembinaan Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti Retno Rukmawati, serta Kabiro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti,  Sri Hariyati. Juga tampak hadir Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi.


#Perdagangan berjangka komoditi #Sutriono Edi #Kepala Bappebti Bachrul Chairi #Pialang

Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close