Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Peabody Bangkrut, PTBA Akan Kaji Rencana Ekspor Batubara

Oleh : Sayadi San | Jumat, 15 April 2016 | 07:18 WIB


bumn.go.id Penambangan batubara PTBA

JAKARTA, KOMODITI.CO- Menyusul bangkrutnya salah satu perusahaan raksasa batu bara dunia, Peabody Energy, perusahaan batu bara dalam negeri PT Bukit asam Tbk (PTBA) menyatakan akan mengkaji rencana ekspornya.

“Kami akan mengkaji apakah akan meningkatkan ekspor atau tidak,” ujar Sekertaris Perusahaan PTBA, Joko Pramono, Kamis (14/4).

Joko menjelaskan untuk menghadapi tekanan harga batubara, PTBA mengambil langkah-langkah strategis, diantaranya dengan melakukan efisiensi di berbagai lini, berupa optimasi sistem penambangan dengan elektrifikasi peralatan tambang menggunakan listrik milik sendiri. Selain itu pperusahaan memprioritaskan ekspor batubara berkalori tinggi melalui market branding yang sesuai dengan kebutuhan pasar, serta melakukan terobosan pasar baru diantaranya ke Banglades dan Pakistan.

Dari berbagai efisiensi yang dilakukan pada tahun 2015, PTBA berhasil menekan biaya produksi sebesar 10 persen menjadi Rp 356.866 per ton dibandingkan biaya produksi tahun 2014  sebesar Rp 394.784 per ton.

Sebelumnya, untuk tahun 2016 PTBA merencanakan penjualan batubara sebesar 29,17 juta ton, atau naik 51 persen dibandingkan penjualan tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton. Demikian juga dengan rencana produksi dan pembeliannya sebesar 28,32 juta ton, atau naik 37 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 20,74 juta ton.

Sebagai gambaran, harga komoditi dunia di bidang energi turun drastis lantaran permintaan dari negara-negara emerging markets seperti Brazil dan China mulai melambat.


# ekspor batubara #Bukit asam #Batu bara #Ptba #Peabody enegery

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close