Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Mahasiswa Lebih Akrab Dengan Perdagangan Berjangka Komoditi

Oleh : Sayadi San | Selasa, 26 April 2016 | 14:03 WIB


Apriliyanto Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, Pantas Lumban Batu (kedua dari kanan), menjelaskan manfaat dan Perkembangan PBK bagi Perekonomian Nasional

JAKARTA, KOMODITI.CO– Minat dan apresiasi masyarakat tentang perdagangan berjangka komoditi (PBK) semakin tinggi.  Sebanyak 50 mahasiswa dan dosen dari Universitas Teknologi Yogyakarta, Senin (25/4), berkunjung ke Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) di Jakarta untuk mendengarkan penjelasan tentang PBK.

Era globalisasi dan liberalisasi yang saat ini berlangsung sangat cepat telah mengakibatkan terjadinya persaingan yang makin tajam di dunia, diiringi dengan terjadinya resiko yang seringkali merugikan pelaku usaha. Resiko yang sering dialami itu adalah resiko pada mata rantai pemasaran, seperti harga, produksi, distribusi, dan pengolahan. Dari semua resiko tersebut, yang paling sulit diperkirakan adalah risiko akibat terjadinya fluktuasi harga, khususnya harga di bidang komoditi.

“Perdagangan Berjangka merupakan   bentuk kegiatan yang dapat menjadi sarana “lindung nilai” (hedging) yang sangat efektif untuk menunjang strategi manajemen perusahaan dari pengaruh timbulnya risiko atau kerugian yang disebabkan adanya fluktuasi harga dan  dapat digunakan sebagai sarana alternatif investasi di Bursa Berjangka. PBK juga merupakan bentuk lain dari kegiatan asuransi berdasarkan mekanisme yang terjadi di pasar, yaitu dengan membentuk pasar bayangan atau pasar derivatif dari pasar komoditi fisiknya (spot),”  ujar Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, Pantas Lumban Batu.

Lebih jauh kepada mahasiswa Pantas Lumban Batu mengungkapkan manfaat ekonomi lain adalah terbentuknya harga pasar yang transparan, sehingga PBK menjadi  sumber referensi harga yang dapat dipercaya (price discovery) untuk menghasilkan harga yang wajar dan transparan. PBK juga bisa sebagai harga acuan atau Price Reference yang berguna bagi para produsen untuk menentukan harga jual komoditinya.

Kunjungan mahasiswa ke Bappebti

Pantas menyatakan ke depan perdagangan berjangka komoditi memainkan peran penting dalam memajukan perekonomian nasional, karena Indonesia adalah negeri yang sangat kaya dengan berbagai komoditi, baik komoditi pertanian, mineral , maupun energi.

Saat ini Indonesia memiliki  dua bursa berjangka, yakni  PT. Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan  PT. Bursa Komoditi Derivatif Indonesia  (BKDI). Dalam aktivitasnya perdagangan berjangka komoditi didukung oleh 2.400 lebih wakil pialang di berbagai daerah. Ini menjadi modal yang baik bagi perkembangan perdagangan berjangka di Indonesia.

Sementara itu Sekretaris Bappebti, Marthin, berharap kunjungan edukasi lapangan mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta ini dapat menambah wawasan dan pengalaman serta pengetahuan terkait sistem kerja dan mekanisme transaksi  di Bidang Perdagangan Berjangka Komoditi  di kalangan mahasiswa.


#Bappebti #Kunjungan mahasiswa ke bappebti #Universitas teknologi yogyakarta #Pantas ljmban batu #Sri haryati #Marthin #Sekretraris bappebti

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close