Selasa, 17 Oktober 2017 WIB

Mahasiswa Lebih Akrab Dengan Perdagangan Berjangka Komoditi

Oleh : Sayadi San | Selasa, 26 April 2016 | 14:03 WIB


Apriliyanto Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, Pantas Lumban Batu (kedua dari kanan), menjelaskan manfaat dan Perkembangan PBK bagi Perekonomian Nasional

JAKARTA, KOMODITI.CO– Minat dan apresiasi masyarakat tentang perdagangan berjangka komoditi (PBK) semakin tinggi.  Sebanyak 50 mahasiswa dan dosen dari Universitas Teknologi Yogyakarta, Senin (25/4), berkunjung ke Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) di Jakarta untuk mendengarkan penjelasan tentang PBK.

Era globalisasi dan liberalisasi yang saat ini berlangsung sangat cepat telah mengakibatkan terjadinya persaingan yang makin tajam di dunia, diiringi dengan terjadinya resiko yang seringkali merugikan pelaku usaha. Resiko yang sering dialami itu adalah resiko pada mata rantai pemasaran, seperti harga, produksi, distribusi, dan pengolahan. Dari semua resiko tersebut, yang paling sulit diperkirakan adalah risiko akibat terjadinya fluktuasi harga, khususnya harga di bidang komoditi.

“Perdagangan Berjangka merupakan   bentuk kegiatan yang dapat menjadi sarana “lindung nilai” (hedging) yang sangat efektif untuk menunjang strategi manajemen perusahaan dari pengaruh timbulnya risiko atau kerugian yang disebabkan adanya fluktuasi harga dan  dapat digunakan sebagai sarana alternatif investasi di Bursa Berjangka. PBK juga merupakan bentuk lain dari kegiatan asuransi berdasarkan mekanisme yang terjadi di pasar, yaitu dengan membentuk pasar bayangan atau pasar derivatif dari pasar komoditi fisiknya (spot),”  ujar Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, Pantas Lumban Batu.

Lebih jauh kepada mahasiswa Pantas Lumban Batu mengungkapkan manfaat ekonomi lain adalah terbentuknya harga pasar yang transparan, sehingga PBK menjadi  sumber referensi harga yang dapat dipercaya (price discovery) untuk menghasilkan harga yang wajar dan transparan. PBK juga bisa sebagai harga acuan atau Price Reference yang berguna bagi para produsen untuk menentukan harga jual komoditinya.

Kunjungan mahasiswa ke Bappebti

Pantas menyatakan ke depan perdagangan berjangka komoditi memainkan peran penting dalam memajukan perekonomian nasional, karena Indonesia adalah negeri yang sangat kaya dengan berbagai komoditi, baik komoditi pertanian, mineral , maupun energi.

Saat ini Indonesia memiliki  dua bursa berjangka, yakni  PT. Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan  PT. Bursa Komoditi Derivatif Indonesia  (BKDI). Dalam aktivitasnya perdagangan berjangka komoditi didukung oleh 2.400 lebih wakil pialang di berbagai daerah. Ini menjadi modal yang baik bagi perkembangan perdagangan berjangka di Indonesia.

Sementara itu Sekretaris Bappebti, Marthin, berharap kunjungan edukasi lapangan mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta ini dapat menambah wawasan dan pengalaman serta pengetahuan terkait sistem kerja dan mekanisme transaksi  di Bidang Perdagangan Berjangka Komoditi  di kalangan mahasiswa.


#Bappebti #Kunjungan mahasiswa ke bappebti #Universitas teknologi yogyakarta #Pantas ljmban batu #Sri haryati #Marthin #Sekretraris bappebti

Komentar


Komoditi - 5 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close