Rabu, 13 Desember 2017 WIB

Bappebti Terus Dorong Indonesia Jadi Acuan Harga Komoditi Dunia

Oleh : Sayadi San | Jumat, 29 April 2016 | 19:32 WIB


ilham/komoditi.co Sekretaris Bappebti, Marthin, menerima plakat cenderamata dari Rektor Univ. HKBP Nommensen, Sabam Malau, disaksikan Pantas Lumban batu (kiri), Tris Sudarto dan Stephanus Paulus Lumintang

MEDAN, -  Sekretaris Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Marthin,  menyatakan Bappebti akan terus mendorong  agar Indonesia bisa menjadi acuan harga komoditi dunia. Hal ini dikemukakan Marthin di hadapan 150 mahasiswa dan akademisi Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara, dalam acara sosialisasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Jum’at (29/4).

Namun demikian disadari bahwa kesiapan sumberdaya manusia yang ada masih belum memadai. “Karena itu mahasiswa perlu memahami Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), karena beberapa tahun ke depan mereka akan menjadi pelaku PBK.  Begitu juga akademisi akan jadi motor pengerak PBK,” ujar Marthin dalam sambutannya mewakili Kepala Bappebti, Bachrul Chairi.

Sosialisasi PBK ini dilakukan untuk memajukan perdagangan berjangka komoditi karena  dirasakan industri perdagangan ini masih belum maksimal. Marthin mengungkapkan volume PBK tahun 2015 secata total baru mencapai 6,5 juta lot, 1,3  juta lot adalah transaksi multilateral (komoditi primer) dan sisanya 5,2 juta lot merupakan transaksi bilateral (SPA-sistem perdagangan alternatif). Namun ditambahkan bahwa transaksi perdagangan multilateral menunjukkan kecenderungan pertumbuhan yang lebih besar yakni 15,47 persen dibandingkan dengan pertumbuhan transaksi SPA sebesar 7,11 persen.

Sementara itu Rektor Universitas HKBP Nommensen, Dr. Ir Sabam Malau, menyambut baik sosialisasi PBK yang disampaikan kepada para mahasiswa ini. “Kami sangat bersemangat karena kami memang sedang giat go international.  Karena seperti kata Presiden Joko Widodo kita harus memenangi persaingan global. Kalau tidak kita akan jadi pecundang,” ujar Sabam Malau.

Para mahasiswa mengikuti  penjelasan dan dialog tentang PBK ini sejak siang hingga sore hari dengan penuh antusias. Mereka menanyakan banyak hal terkait perdagangan komoditi ini. Sekretaris Bappebti yang hadir, Marthin, dan Pantas Lumban Batu dari Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, serta Stephanus Paulus Lumintang dari  Bursa Berjangka Jakarta dan Tris Sudarto dari KBI (Kliring Berjangka Indonesia) menjawab juga dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan ini juga disepakati ada kerjasama dengan Universitas Nommensen dimana pihak BBJ akan memberi bantuan 6 unit komputer untuk sarana pembelajaran dalam program yang dinamakan di Futures Trading Learning Center. (ilham)


#Bappebti #Kbi #Sosialisasi pbk di universitas nommensen #Bbj #Sekretaris bappebti marthin

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close