Senin, 26 Juni 2017 WIB

Bappebti Terus Dorong Indonesia Jadi Acuan Harga Komoditi Dunia

Oleh : Sayadi San | Jumat, 29 April 2016 | 19:32 WIB


ilham/komoditi.co Sekretaris Bappebti, Marthin, menerima plakat cenderamata dari Rektor Univ. HKBP Nommensen, Sabam Malau, disaksikan Pantas Lumban batu (kiri), Tris Sudarto dan Stephanus Paulus Lumintang

MEDAN, -  Sekretaris Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Marthin,  menyatakan Bappebti akan terus mendorong  agar Indonesia bisa menjadi acuan harga komoditi dunia. Hal ini dikemukakan Marthin di hadapan 150 mahasiswa dan akademisi Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara, dalam acara sosialisasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Jum’at (29/4).

Namun demikian disadari bahwa kesiapan sumberdaya manusia yang ada masih belum memadai. “Karena itu mahasiswa perlu memahami Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), karena beberapa tahun ke depan mereka akan menjadi pelaku PBK.  Begitu juga akademisi akan jadi motor pengerak PBK,” ujar Marthin dalam sambutannya mewakili Kepala Bappebti, Bachrul Chairi.

Sosialisasi PBK ini dilakukan untuk memajukan perdagangan berjangka komoditi karena  dirasakan industri perdagangan ini masih belum maksimal. Marthin mengungkapkan volume PBK tahun 2015 secata total baru mencapai 6,5 juta lot, 1,3  juta lot adalah transaksi multilateral (komoditi primer) dan sisanya 5,2 juta lot merupakan transaksi bilateral (SPA-sistem perdagangan alternatif). Namun ditambahkan bahwa transaksi perdagangan multilateral menunjukkan kecenderungan pertumbuhan yang lebih besar yakni 15,47 persen dibandingkan dengan pertumbuhan transaksi SPA sebesar 7,11 persen.

Sementara itu Rektor Universitas HKBP Nommensen, Dr. Ir Sabam Malau, menyambut baik sosialisasi PBK yang disampaikan kepada para mahasiswa ini. “Kami sangat bersemangat karena kami memang sedang giat go international.  Karena seperti kata Presiden Joko Widodo kita harus memenangi persaingan global. Kalau tidak kita akan jadi pecundang,” ujar Sabam Malau.

Para mahasiswa mengikuti  penjelasan dan dialog tentang PBK ini sejak siang hingga sore hari dengan penuh antusias. Mereka menanyakan banyak hal terkait perdagangan komoditi ini. Sekretaris Bappebti yang hadir, Marthin, dan Pantas Lumban Batu dari Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti, serta Stephanus Paulus Lumintang dari  Bursa Berjangka Jakarta dan Tris Sudarto dari KBI (Kliring Berjangka Indonesia) menjawab juga dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan ini juga disepakati ada kerjasama dengan Universitas Nommensen dimana pihak BBJ akan memberi bantuan 6 unit komputer untuk sarana pembelajaran dalam program yang dinamakan di Futures Trading Learning Center. (ilham)


#Bappebti #Kbi #Sosialisasi pbk di universitas nommensen #Bbj #Sekretaris bappebti marthin

Komentar


Serbaneka - 6 hari yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close