Rabu, 18 Oktober 2017 WIB

OJK Berharap Povinsi Sumut Segera Jalankan SRG

Oleh : Sayadi San | Sabtu, 18 Juni 2016 | 14:04 WIB


Nirfan R/komoditi.co Pekerja sedang menyusun komoditi gabah di salah satu gudang SRG

MEDAN, KOMODITI.CO- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bisa segera menjalankan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan sekaligus perekonomian daerah. Hal ini diungkapkan Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK II, Dumoly F Pardede pada acara Sosialisasi Penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Sistim Resi Gudang, Kamis (16/6).

Menurut Dumoly, sebagian besar komoditas barang dalam SRG, sesuai ketentuan pemerintah atau Permendag NO.08/M+DAG/PER/02/2013 dimiliki oleh Sumatera Utara. Selain 10 jenis komoditi SRG yang sudah ditetapkan, yakni jagung, kakao, kopi, gabah, beras, karet, rotan, rumput laut, lada dan garam, juga komoditi timah, kopra dan gambir bisa juga disimpan di gudang SRG.

Dijelaskan, SRG sendiri dikenal sebagai terobosan yang ditempuh baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha dalam sistem tata niaga komoditi. Ini juga merupakan sistem yang paling aman dan canggih jika dibandingkan dengan beberapa sistem yang pernah ada di Indonesia. Sistem ini mirip dengan sistem tunda jual yang dikenal petani, hanya saja lebih canggih dan aman serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit dan transaksi lainnya.

"Sumut ini potensinya besar. Banyak potensi di sini. Tapi sayang, sampai sekarang kami belum mendengar ada gudang di Sumut yang telah menjalankan SRG,” ujar  Dumoly F Pardede.

Mengutip data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (Bappeti), dari 121 total gudang yang sudah menjalankan SRG, terbesar atau 70 unit berada di Jawa, sedangkan di daerah lain seperti Sumatera sangat sedikit atau 20 yang terdiri dari 16 gudang milik pemerintah dan 4 swasta. Menurut Dumoly saatnya sekarang tidak lagi mengandalkan dana pemerintah. "Sudah harus ditinggalkan bergantung sekali dengan dana APBD. Pemprov Sumut bisa merangkul swasta membangun gudang dan menjalankan SRG itu," katanya.

Apalagi, lembaga penjamin SRG itu semakin banyak termasuk Jamkrindo. SRG, akan sangat membantu menghindarkan petani dari jeratan tengkulak yang memanfaatkan kelemahan petani dalam pendanaan.

Sementara itu, Dirut Perum Jamkrindo, Diding S Anwar,  mengakui potensi bisnis penjaminan dari SRG sangat besar di Sumut. "Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan sebagai Lembaga Pelaksana Penjaminan Sistem Resi Gudang (LPP-SRG), Jamkrindo siap dan segera melakukan jemput bola di Sumut," kata Diding.


#Jamkrindo #OJK Berharap Povinsi Sumut Segera Jalankan SRG #Lembaga penjamin srg #Bappebti kemendag

Komentar


Komoditi - 6 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close