Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

OJK Berharap Povinsi Sumut Segera Jalankan SRG

Oleh : Sayadi San | Sabtu, 18 Juni 2016 | 14:04 WIB


Nirfan R/komoditi.co Pekerja sedang menyusun komoditi gabah di salah satu gudang SRG

MEDAN, KOMODITI.CO- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bisa segera menjalankan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan sekaligus perekonomian daerah. Hal ini diungkapkan Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK II, Dumoly F Pardede pada acara Sosialisasi Penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Sistim Resi Gudang, Kamis (16/6).

Menurut Dumoly, sebagian besar komoditas barang dalam SRG, sesuai ketentuan pemerintah atau Permendag NO.08/M+DAG/PER/02/2013 dimiliki oleh Sumatera Utara. Selain 10 jenis komoditi SRG yang sudah ditetapkan, yakni jagung, kakao, kopi, gabah, beras, karet, rotan, rumput laut, lada dan garam, juga komoditi timah, kopra dan gambir bisa juga disimpan di gudang SRG.

Dijelaskan, SRG sendiri dikenal sebagai terobosan yang ditempuh baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha dalam sistem tata niaga komoditi. Ini juga merupakan sistem yang paling aman dan canggih jika dibandingkan dengan beberapa sistem yang pernah ada di Indonesia. Sistem ini mirip dengan sistem tunda jual yang dikenal petani, hanya saja lebih canggih dan aman serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit dan transaksi lainnya.

"Sumut ini potensinya besar. Banyak potensi di sini. Tapi sayang, sampai sekarang kami belum mendengar ada gudang di Sumut yang telah menjalankan SRG,” ujar  Dumoly F Pardede.

Mengutip data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (Bappeti), dari 121 total gudang yang sudah menjalankan SRG, terbesar atau 70 unit berada di Jawa, sedangkan di daerah lain seperti Sumatera sangat sedikit atau 20 yang terdiri dari 16 gudang milik pemerintah dan 4 swasta. Menurut Dumoly saatnya sekarang tidak lagi mengandalkan dana pemerintah. "Sudah harus ditinggalkan bergantung sekali dengan dana APBD. Pemprov Sumut bisa merangkul swasta membangun gudang dan menjalankan SRG itu," katanya.

Apalagi, lembaga penjamin SRG itu semakin banyak termasuk Jamkrindo. SRG, akan sangat membantu menghindarkan petani dari jeratan tengkulak yang memanfaatkan kelemahan petani dalam pendanaan.

Sementara itu, Dirut Perum Jamkrindo, Diding S Anwar,  mengakui potensi bisnis penjaminan dari SRG sangat besar di Sumut. "Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan sebagai Lembaga Pelaksana Penjaminan Sistem Resi Gudang (LPP-SRG), Jamkrindo siap dan segera melakukan jemput bola di Sumut," kata Diding.


#Jamkrindo #OJK Berharap Povinsi Sumut Segera Jalankan SRG #Lembaga penjamin srg #Bappebti kemendag

Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close