Jumat, 24 Nopember 2017 WIB

Bensin Pertalite, si Hijau Yang Makin Disukai

Oleh : Sayadi San | Senin, 05 September 2016 | 08:48 WIB


merdeka.com Bensin jenis pertalite yang makin disukai masyarakat

BALIKPAPAN, KOMODITI.CO- Konsumsi BBM kendaraan bermotor untuk jenis pertalite terus menunjukkan grafik yang meningkat. "Pasar pertalite terus tumbuh, di Kalimantan Timur saja dalam rentang 6 bulan meningkat hingga 105 persen," ujar GM Marketing Operation Region (MOR) VI PT Pertamina (Persero) Mohamad Irfan di Balikpapan, Minggu (4/9).

Pada Januari 2016, di Kalimtanan Timur pertalite diserap pasar sebanyak 2.365 Kilo Liter (KL). Di bulan Juli, tingkat konsumsi sudah mencapai 4.545 KL per bulan atau dua kali lipat.

Mengapa masyarakat mulai bergeser dari premium dan menyukai pertalite? Pertalite memiliki nilai oktan (titik bakar) 90, lebih tinggi daripada premium yang oktannya 88. Karena itu seliter pertalite membuat kendaraan beroperasi lebih lama, atau menempuh jarak lebih jauh dibanding seliter premium.

Dari segi harga pertalite memang sedikit lebih mahal, yaitu Rp7.100 per liter. Tapi selisihnya tidak terlalu jauh dibanding premium yang Rp6.450 seliternya. Karena zat aditif di dalamnya, pembakaran pertalite lebih sempurna sehingga membuat polusi lebih sedikit dan membuat mesin kendaran lebih awet.

Sementara di temppat pengisian bensin di SPBU layanan nozle pertalite diperbanyak, sedangkan bensin premium dibatasi. Dengan demikian konsumen “dipaksa” menggunakan pertalite, karena jika tetap menggunakan premium maka mereka harus rela antre panjang.

Nah, daripada antre panjang hanya untuk selisih beberapa ribu rupiah, konsumen lebih memilih tidak antre tetapi mendapat bensin dengan mutu lebih baik. Itulah sebabnya pertalite, bensin dengan warna hijau itu, kini menjadi jualan kesayangan Pertamina


#Pertamina #Premium #Bensin pertalite #Konsumsi bbm # kaltim

Komentar


Pertanian - 11 jam yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 hari yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 1 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Mineral - 2 minggu yang lalu

Emas Aneka Tambang Naik Seribu Rupiah Lebih

Harga emas batangan PT Aneka Tambang pada hari Jumat (10/11) mengalami kenaikan 1.009 poin bila dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Dengan Coating Petani Bisa Tahan Mangga Sampai Yang Dipanen 1 Bulan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil melakukan rekayasa teknologi umur buah mangga dengan teknik "coating" pascapanen sehingga memiliki daya tahan lebih lama.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

HNSI Sumut Minta Solusi Atasi Pengangguran Nelayan Pukat

MEDAN, KOMODITI.CO-  Larangan pemerintah untuk menggunakan alat tangkap ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di..
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close