Sabtu, 23 September 2017 WIB

Bensin Pertalite, si Hijau Yang Makin Disukai

Oleh : Sayadi San | Senin, 05 September 2016 | 08:48 WIB


merdeka.com Bensin jenis pertalite yang makin disukai masyarakat

BALIKPAPAN, KOMODITI.CO- Konsumsi BBM kendaraan bermotor untuk jenis pertalite terus menunjukkan grafik yang meningkat. "Pasar pertalite terus tumbuh, di Kalimantan Timur saja dalam rentang 6 bulan meningkat hingga 105 persen," ujar GM Marketing Operation Region (MOR) VI PT Pertamina (Persero) Mohamad Irfan di Balikpapan, Minggu (4/9).

Pada Januari 2016, di Kalimtanan Timur pertalite diserap pasar sebanyak 2.365 Kilo Liter (KL). Di bulan Juli, tingkat konsumsi sudah mencapai 4.545 KL per bulan atau dua kali lipat.

Mengapa masyarakat mulai bergeser dari premium dan menyukai pertalite? Pertalite memiliki nilai oktan (titik bakar) 90, lebih tinggi daripada premium yang oktannya 88. Karena itu seliter pertalite membuat kendaraan beroperasi lebih lama, atau menempuh jarak lebih jauh dibanding seliter premium.

Dari segi harga pertalite memang sedikit lebih mahal, yaitu Rp7.100 per liter. Tapi selisihnya tidak terlalu jauh dibanding premium yang Rp6.450 seliternya. Karena zat aditif di dalamnya, pembakaran pertalite lebih sempurna sehingga membuat polusi lebih sedikit dan membuat mesin kendaran lebih awet.

Sementara di temppat pengisian bensin di SPBU layanan nozle pertalite diperbanyak, sedangkan bensin premium dibatasi. Dengan demikian konsumen “dipaksa” menggunakan pertalite, karena jika tetap menggunakan premium maka mereka harus rela antre panjang.

Nah, daripada antre panjang hanya untuk selisih beberapa ribu rupiah, konsumen lebih memilih tidak antre tetapi mendapat bensin dengan mutu lebih baik. Itulah sebabnya pertalite, bensin dengan warna hijau itu, kini menjadi jualan kesayangan Pertamina


#Pertamina #Premium #Bensin pertalite #Konsumsi bbm # kaltim

Komentar


Serbaneka - 2 hari yang lalu

Diskusi "Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Mendengar dan Menjawab"

Event ini menarik, mengingat dihadiri Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi. Acara dimoderatori anggota Komisi XI DPR yang juga Wakil Dewan Pertimbangan Kadin, Maruarar Sirait.
Serbaneka - 6 hari yang lalu

Rp100 Miliar Dianggarkan Pemprov Jatim untuk Atasi kekeringan

Saat ini pihaknya sudah intensif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten yang mengalami kekeringan di wilayahnya masing-masing untuk menentukan upaya penanganan permasalahan kekeringan.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Tuntas 100 Persen Pemulihan Layanan Pelanggan Satelit Telkom

Untuk mempercepat recovery sejumlah sites yang mengalami kendala saat proses repointing antena, Telkom menggunakan jaringan fiber optik sebanyak 5 persen dan menggunakan jaringan selule (machine to machine/M2M) sebanyak 14 persen.
2 minggu yang lalu

Pempek Didorong Bisa Go Internasional

Sejauh ini pesanan pempek sudah banyak dari kawasan Asia Tenggara yang dapat dijadikan salah satu indikator bahwa makanan ini bercitarasa internasional.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Jalur Eksisting Kereta Cepat Turunkan Anggaran

Ia mengatakan pertimbangan menggunakan jalur eksisting selain lebih murah, juga pembangunannya akan lebih cepat karena stasiun tidak perlu dipindah. Menurutnya, pemindahan stasiun akan membuat keberlangsungan ekonomi masyarakat terganggu.
1 bulan yang lalu

Kemitraan Baznas-Lotte Grosir Ajak Masyarakat Dukung UKM

Sebagaimana zakat yang wajib ditunaikan kaum Muslim, maka infak dengan cara kreatif seperti kemitraan Lotte Grosir dan Baznas sangat bermanfaat bagi penerima zakat/mustahik.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close