Sabtu, 23 September 2017 WIB

Anggaran Dipangkas Mentan Tegaskan Tetap Fokus Pada Pangan Strategis

Anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk tahun 2017 terpangkas dari yang sebelumnya sebesar Rp 27,6 triliun menjadi Rp 23,91 triliun. Meski anggaran turun sekitar Rp4 triliun, namun Kementan akan tetap fokus pada pengembangan pangan strategis

Oleh : Sayadi San | Selasa, 06 September 2016 | 08:33 WIB


br-online.co Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

JAKARTA, KOMODITI.CO- Seperti juga kementerian lainnya Anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk tahun 2017 terpangkas dari yang sebelumnya sebesar Rp 27,6 triliun menjadi Rp 23,91 triliun. Meski dana lebih terbatas namun Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan pihaknya akan tetap fokus dengan target produksi pada sejumlah komoditas pangan strategis.

“Rencana alokasi anggaran tahun 2017 akan kami formulasikan dalam pelaksanaan 12 program, kami akan memprioritaskan pada peninjauan peningkatan produksi komoditas strategis seperti padi, jagung, bawang merah, dan cabai,” kata Amran Sulaiman di Komisi IV DPR, Jakarta, Senin (5/9).

Amran menjalaskan beberapa sasaran produksi pangan strategis pada tahun 2017, yakni padi sebanyak 78,13 juta ton, jagung 25,2 juta ton, kedelai 1,2 juta ton, tebu 2,95 juta ton, daging sapi dan kerbau sebanyak 0,64 juta ton, cabai sebanyak 2,16 juta ton. Selain itu juga bawang merah sebanyak 1,33 juta ton, kelapa sawit sebanyak 32,66 juta ton, karet sebanyak 3,56 juta ton, kopi sebanyak 0,75 juta ton.

Untuk mencapai target produksi tersebut ada beberapa kegiatan prioritas yang akan dilakukan, antara lain meliputi perluasan areal padi seluas 2,3 juta hektar dan pengembangan jagung hibrida 3,0 juta hektar. Juga pengembangan kedelai 250 ribu hektar, pengembangan kawasan bawang merah 8.000 hektar, aneka cabai 16.000 hektar, kopi 3.000 hektar, karet 3.000 hektar, dan kelapa 4.000 hektar.

Dalam paparannya,, Menteri Pertanian juga menjelaskan program lainnya yaitu pengadaan sapi indukan sebanyak 2.500 ekor, inseminasi buatan (IB) 4.000 akseptor, cetak sawah seluas 144.613 hektar, pengembangan irigasi air permukaan 1.250 unit, jaringan irigasi tersier 200.000 hektar, pengembangan irigasi rawa 10.000 hektar dan penyediaan alat mesin pertanian sebanyak 80.880 unit.


#Mentan andi amran sulaiman #Opangan strategis #Anggaran dipotong #Anggaran kementerian

Komentar


Serbaneka - 2 hari yang lalu

Diskusi "Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Mendengar dan Menjawab"

Event ini menarik, mengingat dihadiri Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi. Acara dimoderatori anggota Komisi XI DPR yang juga Wakil Dewan Pertimbangan Kadin, Maruarar Sirait.
Serbaneka - 6 hari yang lalu

Rp100 Miliar Dianggarkan Pemprov Jatim untuk Atasi kekeringan

Saat ini pihaknya sudah intensif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten yang mengalami kekeringan di wilayahnya masing-masing untuk menentukan upaya penanganan permasalahan kekeringan.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Tuntas 100 Persen Pemulihan Layanan Pelanggan Satelit Telkom

Untuk mempercepat recovery sejumlah sites yang mengalami kendala saat proses repointing antena, Telkom menggunakan jaringan fiber optik sebanyak 5 persen dan menggunakan jaringan selule (machine to machine/M2M) sebanyak 14 persen.
2 minggu yang lalu

Pempek Didorong Bisa Go Internasional

Sejauh ini pesanan pempek sudah banyak dari kawasan Asia Tenggara yang dapat dijadikan salah satu indikator bahwa makanan ini bercitarasa internasional.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Jalur Eksisting Kereta Cepat Turunkan Anggaran

Ia mengatakan pertimbangan menggunakan jalur eksisting selain lebih murah, juga pembangunannya akan lebih cepat karena stasiun tidak perlu dipindah. Menurutnya, pemindahan stasiun akan membuat keberlangsungan ekonomi masyarakat terganggu.
1 bulan yang lalu

Kemitraan Baznas-Lotte Grosir Ajak Masyarakat Dukung UKM

Sebagaimana zakat yang wajib ditunaikan kaum Muslim, maka infak dengan cara kreatif seperti kemitraan Lotte Grosir dan Baznas sangat bermanfaat bagi penerima zakat/mustahik.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close