Senin, 26 Juni 2017 WIB

Way Kanan Genjot Produksi Lada Yang Sempat Anjlok

Petani lada di Waykanan, Lampung, diminta genjot produksinya, karena tahun 2016 panen lada di daerah ini anjlok sampai 15 persen

Oleh : moch ryan | Minggu, 16 April 2017 | 10:36 WIB


kebun lada

WAYKANAN, KOMODITI.CO- Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, berusaha sekuat tenaga untuk menggenjot produksi lada tahun 2017 ini.  Tahun lalu produksi komoditi perkebunan ini turun 15 persen, hanya 413 ton saja. Waykanan selama ini dikenal sebagai penghasil lada terbesar di Lampung. Karenanya para petani akan didorong untuk meningkatkan produktivitas lada dari lahan perkebunan mereka.

Daerah ini pernah berjaya dengan menghasilkan 2000 ton lada. Itu terjadi tahun 2010 dan 2011.         Menurut  Kepala Dinas Perkebunan Waykanan Beni Aras di Blambanganumpu, Minggu (16/4),  menyatakan  pihaknya akan berusahan meningkatkan produksi pada level sekitar 750 ton.

Produksi itu akan disokong oleh 9 kecamatan di Waykanan yang memiliki perkebunan lada, sementara 5 kecamatan lainnya tidak memiliki kebun. Beni memberi contoh  Kecamatan Gununglabuhan, luas lahan perkebunan rakyat khususnya lada mencapai 1.550 hektar. Lahan itu terbagi 3 golongan, yakni kebun yang  belum menghasilkan (BM) sebanyak 180 hektar, kebun yang menghasilkan 145 hektar, dan kebun dengan tanaman rusak (TR) 500 hektar.

 "Produktivitas tanaman lada di daerah ini setiap hektarnya mencapai 0,15 kilogram. Maka dikalikan saja dengan areal yang menghasilkan seluas 145 hektar," kata Beni Aras.  Dikatakan bahwa pada tahun 2016 luas lahan lada mencapai 3,872 hektar dengan produksi sebanyak 413 ton.

Guna meningkatkan pproduksi lada tersebut Dinas Perkebunan Waykanan akan melakukan sosialisasi kepada para petani lada, agar mereka merawat tanaman lada milik mereka.


#Lampung #Kebun lada #Way kanan #Produksi lada

Komentar


Serbaneka - 6 hari yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close