Selasa, 12 Desember 2017 WIB

Dukung Efisiensi Perdagangan, Mendag Tambah Lagi Fasilitas PLB

Pemerintah menambah lagi fasilitas PLB (Pusat Logistik Berikat) untuk mendukung efisiensi sekaligus menurunkan biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku serta mempermudah ekspor dan impor bahan baku.

Oleh : moch ryan | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:42 WIB



SURABAYA, KOMODITI.CO- Pemerintah menambah lagi fasilitas PLB (Pusat Logistik Berikat) untuk mendukung efisiensi sekaligus menurunkan biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku serta mempermudah ekspor dan impor bahan baku.  "Intinya, fasilitas ini mampu menurunkan biaya logistik," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela peresmian PLB di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu malam (15/3).

Pada peresmian yang dilakukan hampir tengah malam bersama Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, itu menteri perdagangan juga menyaksikan penandatanganan beberapa perjanjian kerja sama di bidang perdagangan, anta ra lain kerja sama perusahaan logistik nasional Indra Jaya Swastika (IJS) dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Asosiasi Persepatuan Indonesia, dan Himpunan industri Mebel dan kayu Indonesia tentang pemanfaatan PLB.

Menteri Enggartiasto menyatakan PLB  merupakan amanat dari Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III yang telah ditindaklanjuti Kementerian Perdagangan dengan dikeluarkannya Permendag Nomor 64/M-DAG/PER/9/2016 tentang Ketentuan Pemasukan dan Pengeluaran Barang Asal Luar Daerah Pabean ke dan dari PLB.

Dengan beroperasinya PLB yang baru ini berarti sudah ada 32 PLB yang lokasinya antara lain meliputi Surabaya, Karawang, Cikarang, Cibitung, Purwakarta, Cilegon, Cakung, Bandung, Denpasar, Balikpapan,  dan Aceh.  "PLB yang mendukung berbagai sektor industri meliputi minyak dan gas, pertambangan, tekstil, kimia, makanan, kosmetik dan otomotif," ujar Enggar. (baca juga:http://komoditi.co/mobile/152/pemerintah-dorong-pembangunan-pusat-logistik-berikat)

Dalam kesempatan ini Menteri Perdagangan menjelaskan, selama 2016 neraca perdagangan Indonesia surplus 8,8 miliar dolar AS, atau naik dibandingkan 2015 yang surplus 7,6 miliar dolar AS. Pada 2017 pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,5 - 5,8 persen dari sebelumnya 5,1 persen dan ditargetkan tumbuh 6,1 persen pada 2018.  Mendag mengaku optimistis pencapaian pada target di 2017 ini terpenuhi dengan adanya berbagai terobosan di bidang perdagangan. (ant)


#Kawasan berikat #Efisiensi perdagangan #Mendag # enggartiasto lukito

Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close