Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Dukung Efisiensi Perdagangan, Mendag Tambah Lagi Fasilitas PLB

Pemerintah menambah lagi fasilitas PLB (Pusat Logistik Berikat) untuk mendukung efisiensi sekaligus menurunkan biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku serta mempermudah ekspor dan impor bahan baku.

Oleh : moch ryan | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:42 WIB



SURABAYA, KOMODITI.CO- Pemerintah menambah lagi fasilitas PLB (Pusat Logistik Berikat) untuk mendukung efisiensi sekaligus menurunkan biaya logistik kegiatan industri, mendukung ketersediaan bahan baku serta mempermudah ekspor dan impor bahan baku.  "Intinya, fasilitas ini mampu menurunkan biaya logistik," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela peresmian PLB di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu malam (15/3).

Pada peresmian yang dilakukan hampir tengah malam bersama Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, itu menteri perdagangan juga menyaksikan penandatanganan beberapa perjanjian kerja sama di bidang perdagangan, anta ra lain kerja sama perusahaan logistik nasional Indra Jaya Swastika (IJS) dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Asosiasi Persepatuan Indonesia, dan Himpunan industri Mebel dan kayu Indonesia tentang pemanfaatan PLB.

Menteri Enggartiasto menyatakan PLB  merupakan amanat dari Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III yang telah ditindaklanjuti Kementerian Perdagangan dengan dikeluarkannya Permendag Nomor 64/M-DAG/PER/9/2016 tentang Ketentuan Pemasukan dan Pengeluaran Barang Asal Luar Daerah Pabean ke dan dari PLB.

Dengan beroperasinya PLB yang baru ini berarti sudah ada 32 PLB yang lokasinya antara lain meliputi Surabaya, Karawang, Cikarang, Cibitung, Purwakarta, Cilegon, Cakung, Bandung, Denpasar, Balikpapan,  dan Aceh.  "PLB yang mendukung berbagai sektor industri meliputi minyak dan gas, pertambangan, tekstil, kimia, makanan, kosmetik dan otomotif," ujar Enggar. (baca juga:http://komoditi.co/mobile/152/pemerintah-dorong-pembangunan-pusat-logistik-berikat)

Dalam kesempatan ini Menteri Perdagangan menjelaskan, selama 2016 neraca perdagangan Indonesia surplus 8,8 miliar dolar AS, atau naik dibandingkan 2015 yang surplus 7,6 miliar dolar AS. Pada 2017 pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,5 - 5,8 persen dari sebelumnya 5,1 persen dan ditargetkan tumbuh 6,1 persen pada 2018.  Mendag mengaku optimistis pencapaian pada target di 2017 ini terpenuhi dengan adanya berbagai terobosan di bidang perdagangan. (ant)


#Kawasan berikat #Efisiensi perdagangan #Mendag # enggartiasto lukito

Komentar


Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..

Lihat Semua




Close
Close