Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Naik 184,4 Persen Laba Bersih Indosat

Head of Corporate Communications Group Indosat Ooredoo, Deva Rachman, mengatakan keberhasilan membukukan laba bersih positif sebagai akibat dari peningkatan operasional, pergerakan mata uang yang stabil dan utang dalam mata uang asing lebih rendah.

Oleh : ayid ayid | Senin, 20 Maret 2017 | 08:56 WIB


ID.WIKIPEDIA.ORG - Indosat Ooredo.

JAKARTA, KOMODITI.CO - Laba bersih positif sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 184,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya diperoleh Indosat Ooredoo. Saat perusahaan ini mengakhiri kinerja 2016 yang berakhir 31 Desember.

Head of Corporate Communications Group Indosat Ooredoo, Deva Rachman, mengatakan keberhasilan membukukan laba bersih positif sebagai akibat dari peningkatan operasional, pergerakan mata uang yang stabil dan utang dalam mata uang asing lebih rendah. Perusahaan mencatat pertumbuhan untuk pendapatan sebesar sembilan persen terhadap tahun sebelumnya, dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 29,2 triliun untuk tahun 2016.

Ebitda ((pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) tumbuh 12,1 persen menjadi Rp 12,9 triliun (2015 sebesar Rp 11,5 triliun), dengan marjin Ebitda sebesar 44,1 persen," kata Deva Rachman dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (19/3), .

Beban biaya mengalami peningkatan sebesar 3,4 persen menjadi Rp 25,2 triliun (2015 sebesar Rp 24,4 triliun). Pendapatan selular, Midi dan telekomunikasi tetap masing-masing memberikan kontribusi sebesar 83 persen, 14 persen, dan tiga persen terhadap pendapatan konsolidasian Perusahaan.

Pendapatan selular meningkat sebesar 10 persen pada tahun 2016, utamanya disebabkan peningkatan pendapatan data, telepon, layanan pesan singkat (SMS) dan VAS yang diimbangi dengan penurunan dari pendapatan interkoneksi. Jumlah pelanggan selular pada akhir tahun 2016 mencapai 85,7 juta pelanggan.

Pendapatan Midi meningkat sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2015, utamanya disebabkan pertumbuhan bisnis layanan informasi teknologi yang dikontribusi dari Lintasarta, salah satu anak perusahaan Indosat Ooredoo.

Untuk pendapatan telekomunikasi tetap turun sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun 2015 yang disebabkan turunnya trafik dan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Indosat terus mengembangkan jaringan telekomunikasinya secara nasional dengan menambah 5.796 BTS dimana 57 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data.

Pada tahun 2016 jumlah pelanggan selular meningkat sebesar 16 juta pelanggan dibandingkan dengan tahun 2015. Ini merupakan hasil dari penawaran paket-paket menarik yang sesuai dengan gaya hidup pelanggan.

Perusahaan juga melihat pertumbuhan jumlah pengguna data yang mendorong pertumbuhan trafik data sebesar 147,1 persen dan pertumbuhan pendapatan data sebesar 46,7 persen dibanding tahun sebelumnya.


Komentar


Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..

Lihat Semua




Close
Close