Jumat, 18 Agustus 2017 WIB

Di Daerah Lain Harga Cabe Juga Mulai Turun

Harga cabe di berbagai daerah turun, termasuk di Bengkulu

Oleh : moch ryan | Minggu, 26 Maret 2017 | 14:45 WIB


cabe di tingkat pedagang

MUKOMUO, KOMODITI.CO- Tak hanya di Yogyakarta harga cabe turun, di Bengkulu pun harga harga cabe merah sudah tiga pekan ini mengalami penurunan. Di Pasarr Kelurahan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko misalnya, cabe yang tadinya Rp40 ribu perr kilo dalam tiga pekan ini turun secara bertahap menjadi Rp20 ribu per kilo.

Turunnya harga menurut para pedagang karena pasokan cabe dari petani lokal mulai melimpah. Cabe merah yang dijual oleh pedagang di pasar tradisional dominan berasal dari petani setempat, dan hanya sedikit dari luar daerah.

Walau harganya turun pra pedagang sayuran tetap tidak merugi. Sebab mereka tetap mengambil marjin keuntungan natara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu perkilogramnya.

Sementara itu warga Desa Ujung Padang, Yani, mengungkapkan harga cabe di pasar di daerahnya tidak pernah stabil. Menurutnya harga yang turun pekan ini bisa jadi minggu depan naik kembali. Namun begitu ia merasa senang dengan terjadinya penurunan harga saat ini.


#Harga cabe turun #Cabe merah #Pedagang cabe

Komentar


Serbaneka - 5 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
5 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 4 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close