Jumat, 18 Agustus 2017 WIB

Per 1 April Semua Kendaraan Bisa Lewati Jembatan Cisomang

Ia juga menegaskan pelarangan truk beban lebih ini secara bertahap akan diterapkan di seluruh ruas jalan nasional.

Oleh : ayid ayid | Selasa, 28 Maret 2017 | 08:52 WIB



PURWAKARTA, KOMODITI.CO - Semua golongan kendaraan terhitung mulai tanggal 1 April 2017 pukul 00.00 WIB sudah bisa melewati Jembatan Cisomang di KM 100+700 jalan tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi), Jawa Barat. Demikian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR).

"Ahamdulillah penanganan darurat jembatan sejak akhir tahun lalu sesuai rencana. Insya Allah mulai 1 April semua kendaraan sudah bisa melewatinya," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di lokasi Jembatan Cisomang, Senin (27/3).

Basuki memastikan kendaraan angkutan berat golongan lima beban gandar yang bisa melewati maksimum 10 ton dan beban kendaraan maksimum 45 ton. Menurutnya, nanti operator jalan tol dan Korlantas Polri akan melakukan dan mereka yang melanggar akan dikeluarkan dari jalan tol.

Menurut Basuki, untuk mendeteksi angkutan berat dengan beban berlebih di jalan tol akan menggunakan teknologi "Weight in motion Design" Para pelanggar dari arah Jakarta menuju Bandung akan dikeluarkan di KM 72, sedangkan sebaliknya di KM 120.

Ia juga menegaskan pelarangan truk beban lebih ini secara bertahap akan diterapkan di seluruh ruas jalan nasional. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri akan menetapkan hal ini secara nasional. Jadi, nanti ada semacam Surat Keputusan Bersama.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada seluruh Badan Usaha Jalan Tol untuk melakukan monitoring terhadap seluruh jembatan tol yang dioperasikan. Jembatan panjang setipe ini di jalan tol lain juga banyak seperti di Tol Cipali, Semarang-Solo.

"Kalau tidak dilaksanakan akan ada sanksi terkait SPM-nya (Standar Pelayanan Minimum). Kenaikan tarifnya bisa ditunda," kata Basuki.

 

 


Komentar


Serbaneka - 5 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
5 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 4 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close