Rabu, 18 Oktober 2017 WIB

Bappebti Buka Peluang Investasi dari Dana Repatriasi

Keputusan terbaru ini merupakan langkah Bappebti untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No.123/2016 yang terbit Oktober tahun lalu untuk memanfaatkan peluang arus dana yang berkaitan dengan tax amnesty.

Oleh : ayid ayid | Jumat, 31 Maret 2017 | 09:10 WIB


NIRFAN/KOMODITI.CO - Sri Hariyati, Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti.

JAKARTA, KOMODITI.CO – Dalam Rangka Mendukung Undang-Undang Tentang Pengampunan Pajak, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mengeluarkan peraturan tentang pelaksanaan transaksi kontrak berjangka komoditi.

Para pialang perdagangan berjangka komoditi melalui Peraturan Kepala Bappebti No.1 tahun 2017 yang diundangkan 22 Maret 2017 itu dapat mengelola dana repatriasi dari nasabah yang sudah mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty. Untuk diinvestasikan melalui transaksi kontrak berjangka di Bursa Berjangka.

Keputusan terbaru ini merupakan langkah Bappebti untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No.123/2016 yang terbit Oktober tahun lalu untuk memanfaatkan peluang arus dana yang berkaitan dengan tax amnesty.

“Peraturan ini memberi peluang kepada para pialang perdagangan berjangka untuk mengelola investasi dari dana repatriasi,” kata Sri Hariyati, Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti kantornya, Jakarta, Kamis (30/3).

Namun, menurut Sri Hariyati, tidak semua perusahaan pialang berjangka dapat mengelola dana repatriasi itu. Karena ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi.

“Pialang harus memiliki integritas keuangan yang baik dan tidak pernah terkena sanksi pembekuan kegiatan usaha, atau peringatan maupun denda administratif tiga kali berturut-turut,” kata Sri Hariyati memberi contoh beberapa persyaratan.

Untuk mengelola dana repatriasi pialang juga harus membuka rekening khusus melalui Bank Persepsi yang sudah ditunjuk sebagai gateway serta mendapat persetujuan dari Bappebti sebagai Bank Penyimpan Margin, yakni Bank BNI, BCA, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga.

Pialang atau perusahaan berjangka komoditi juga wajib melaporkan ke pihak bank atas transaksi yang terjadi. Sementara transaksi itu sendiri harus dilakukan melalui Bursa Berjangka Komoditi.
“Bagi para nasabah peluang investasi ini sangat menarik, karena mereka bisa melakukan lindung nilai atau hedging jika mereka memiliki transaksi berjangka. Atau para nasabah juga bisa berinvestasi di perdagangan berjangka komoditi emas yang memang likuid,” jelas Sri

Jenis perdagangan berjangka komoditi yang terbuka untuk dana repatriasi adalah perdagangan kontrak berjangka di bursa berjangka secara multilateral karena pemerintah ingin mendorong sektor ini.

Kemudian, berapa target yang ingin dicapai dari transaksi dana repatriasi ini?

"Kami tidak membatasi targetnya. Jika bicara target ya tentu sebanyak-banyaknya. Yang jelas, kami telah membuka kran dan kami berharap banyak yang berminat," kata Sri Hariyati.

Sejauh ini dana yang terkumpul dari program tax amnesty yang dilakukan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan sampai Februari lalu telah mencapai Rp111 triliun.


Komentar


Komoditi - 6 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close