Rabu, 18 Oktober 2017 WIB

Di Tengah Kekhawatiran Geopolitik, Harga Emas Melonjak

Harga emas dalam kontrak paling aktif untuk pengiriman Juni naik tajam 20,3 dolar AS atau 1,62 persen menjadi menetap di 1.274,20 dolar AS per ounce.

Oleh : ayid ayid | Rabu, 12 April 2017 | 09:17 WIB



CHICAGO, KOMODITI.CO - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Rusia, dan Korea Utara; harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir melonjak pada Selasa (11/4) waktu setempat (Rabu pagi WIB).

Harga emas dalam kontrak paling aktif untuk pengiriman Juni naik tajam 20,3 dolar AS atau 1,62 persen menjadi menetap di 1.274,20 dolar AS per ounce. Emas mendapat dukungan luas, mencapai level tertinggi sejak November tahun lalu karena Korea Utara menjanjikan 'konsekuensi bencana' setelah kelompok kapal induk Amerika Serikat mulai bergerak ke arah laut lepas semenanjung Korea.

Ketegangan juga meningkat antara AS dan Rusia karena serangan udara AS ke pangkalan udara Suriah. Rusia menanggapinya dengan menyatakan mereka akan merespons setiap penyerang dengan kekuatan.

Hal ini membuat para investor berbondong-bondong ke aset-aset safe haven logam mulia karena mereka masih tidak yakin akibat dari kejadian ini. Sementara indeks dolar AS juga turun 0,27 persen menjadi 100,74 pada pukuk 18.00 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi para investor.

Logam mulia mendapat dukungan lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average AS turun 22,86 poin atau 0,11 persen pada pukul 18.00 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas Amerika Serikat membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, begitu pula sebaliknya.

Namun, laporan survei lowongan pekerjaan dan perputaran tenaga kerja yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat 2,1 persen selama Februari ke tingkat 5,743.000, angka yang analis catat lebih baik dari yang diperkirakan, dan kemungkinan mencegah harga logam dari kenaikan lebih tinggi.

Para pedagang sedang menunggu harga impor dan ekspor pada Rabu (12/4), klaim pengangguran mingguan dan indeks harga produsen pada Kamis (13/4), serta indeks harga konsumen dan laporan penjualan ritel pada Jumat (14/4).

 


Komentar


Komoditi - 6 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close