Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Untuk Produk Unggulan, Petani Butuh Bantuan Permodalan

Selain akses pembiayaan, petani juga dilatih dalam agronomi dan mendapatkan pelatihan literasi finansial.

Oleh : ayid ayid | Rabu, 19 April 2017 | 08:09 WIB



JAKARTA, KOMODITI.CO - Untuk mencapai target Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Terpencil, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) para petani membutuhkan bantuan permodalan. Kemendes PDTT menargetkan setiap desa memiliki satu produk unggulan.

Sales Capability ASEAN dan Kepala Hubungan Indonesia Syngenta, Johannis Midzon, di Jakarta, Selasa (18/4), mengatakan permasalahan petani adalah permodalan.

"Para petani di desa-desa mengalami kesulitan ekonomi untuk menanam komoditas unggulan tersebut," kata Johannis Midzon.

Ia mencontohkan para petani di Dompu, Nusa Tenggara Barat, untuk menanam jagung dengan luas lahan 1 hektare membutuhkan dana Rp8 juta hingga Rp10 juta.

Bagi petani dengan tingkat perekonomian lemah, jumlah dana tersebut besar.

"Mereka kesulitan mengakses kredit usaha rakyat karena sebagian besar lahan mereka tidak memiliki sertifikat. Solusinya adalah dengan pembiayaan mikro tanpa agunan," katanya.

Dengan 1 hektare lahan petani bisa menghasilkan jagung sebanyak 8 ton atau mendapatkan uang sebesar Rp 36 juta/hektare. Sebenarnya uang pinjaman tersebut bisa kembali jika dikelola dengan benar.

Karena itu, pihaknya berupaya melakukan pembinaan kepada para petani agar petani bisa menanam dengan cara yang benar.

Ia menjelaskan pihaknya pada tahun 2014 meluncurkan program keuangan mikro kepada 198 petani jagung di Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat. Program itu bekerjasama dengan Mercy Corps Indonesia, Bank Andara, dan BPR Akbar Pesisir di bawah kegiatan Kemitraan untuk Pertanian Berkesinambungan Indonesia bagi kelompok petani kecil jagung.

Selain akses pembiayaan, petani juga dilatih dalam agronomi dan mendapatkan pelatihan literasi finansial. Program ini berhasil meningkatkan produktivitas sebesar 12 persen dan meningkatkan pendapatan petani sebesar 23 persen. Diharapkan tahun ini bisa mencapai 1.000 petani.

Kemendes PDTT sebelumnya meluncurkan program kawasan unggulan perdesaan. Melalui program itu, Pemerintah menargetkan setiap desa memiliki satu produk unggulan. Dengan demikian, lebih mudah berinvestasi dalam bidang pascapanen sehingga lebih menguntungkan petani. (ant)


Komentar


Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..

Lihat Semua




Close
Close