Rabu, 18 Oktober 2017 WIB

Untuk Produk Unggulan, Petani Butuh Bantuan Permodalan

Selain akses pembiayaan, petani juga dilatih dalam agronomi dan mendapatkan pelatihan literasi finansial.

Oleh : ayid ayid | Rabu, 19 April 2017 | 08:09 WIB



JAKARTA, KOMODITI.CO - Untuk mencapai target Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Terpencil, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) para petani membutuhkan bantuan permodalan. Kemendes PDTT menargetkan setiap desa memiliki satu produk unggulan.

Sales Capability ASEAN dan Kepala Hubungan Indonesia Syngenta, Johannis Midzon, di Jakarta, Selasa (18/4), mengatakan permasalahan petani adalah permodalan.

"Para petani di desa-desa mengalami kesulitan ekonomi untuk menanam komoditas unggulan tersebut," kata Johannis Midzon.

Ia mencontohkan para petani di Dompu, Nusa Tenggara Barat, untuk menanam jagung dengan luas lahan 1 hektare membutuhkan dana Rp8 juta hingga Rp10 juta.

Bagi petani dengan tingkat perekonomian lemah, jumlah dana tersebut besar.

"Mereka kesulitan mengakses kredit usaha rakyat karena sebagian besar lahan mereka tidak memiliki sertifikat. Solusinya adalah dengan pembiayaan mikro tanpa agunan," katanya.

Dengan 1 hektare lahan petani bisa menghasilkan jagung sebanyak 8 ton atau mendapatkan uang sebesar Rp 36 juta/hektare. Sebenarnya uang pinjaman tersebut bisa kembali jika dikelola dengan benar.

Karena itu, pihaknya berupaya melakukan pembinaan kepada para petani agar petani bisa menanam dengan cara yang benar.

Ia menjelaskan pihaknya pada tahun 2014 meluncurkan program keuangan mikro kepada 198 petani jagung di Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat. Program itu bekerjasama dengan Mercy Corps Indonesia, Bank Andara, dan BPR Akbar Pesisir di bawah kegiatan Kemitraan untuk Pertanian Berkesinambungan Indonesia bagi kelompok petani kecil jagung.

Selain akses pembiayaan, petani juga dilatih dalam agronomi dan mendapatkan pelatihan literasi finansial. Program ini berhasil meningkatkan produktivitas sebesar 12 persen dan meningkatkan pendapatan petani sebesar 23 persen. Diharapkan tahun ini bisa mencapai 1.000 petani.

Kemendes PDTT sebelumnya meluncurkan program kawasan unggulan perdesaan. Melalui program itu, Pemerintah menargetkan setiap desa memiliki satu produk unggulan. Dengan demikian, lebih mudah berinvestasi dalam bidang pascapanen sehingga lebih menguntungkan petani. (ant)


Komentar


Komoditi - 6 hari yang lalu

Harga Emas di Pasar Berjangka Turun

Harga emas dunia untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange, Rabu pagi (11/10) WIB, turun tipis ke 1.292,90 dolar AS per ons troi.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Jalur Kereta Bandara NYIA akan Dibangun

Hal ini dikarenakan pembangunan NYIA tahap pertama seluas 120 ribu meter persegi akan diselesaikan di 2019. Pemerintah mengharapkan pada saat itu juga jalur kereta api bandara sudah selesai dibuat, yakni dari Stasiun Kedundang menuju area terminal bandara.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Wisatawan China No. 1 di Bali

Wisatawan China kini menjadi turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. Selama 7 bulan mulai Januari-Agustus 2017 sebanak 1,04 juta wisatawan China datang ke Pulau Dewata
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Harga Grosir Naik, Tapi Eceran Gula dan Beras Tetap Stabil

AMBON, KOMODITI.CO- Harga gula dan beras tingkat grosir untuk pasar Ambon mengalami kenaikan sejk September lalu. Gula misalnya naik..
1 minggu yang lalu

Bangka Tengah Diproyeksikan jadi Sentra Perikanan Budi Daya

Menurut Ibnu Saleh, pemerintah tetap berkomitmen memajukan sektor perikanan dan masyarakatnya untuk minta lebih mandiri serta selalu berkreasi. Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat daerah untuk lebih fokus mengembangkan usaha itu dengan menaburkan berbagai jenis bibit ikan di dalam tambak yang mereka bangun.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Presiden: Era Aktivitas Ekonomi Digantikan Era Gaya Hidup

Presiden mengatakan disamping era digital, kita juga memasuki yang namanya lifestyle era, era gaya hidup. Ini banyak yang nggak sadar sudah banyak bergerak ke sana.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.
Komoditi - 2 minggu yang lalu

Industri Kopi Yogya agar Bersiap Beroperasinya Bandara NYIA

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Perdagangan Kulon, di Kulon Progo, Minggu (1/10), mengharapkan pelaku industri kopi mengantisipasi adanya pembangunan bandara itu. Karena merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Saham-saham Wall Street Meningkat

NEW YOK, KOMODITI.CO- Saham-saham di Wall Street berhasil membukukan kenaikan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi 28/9 WIB)...
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close