Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.

Oleh : ayid ayid | Minggu, 14 Mei 2017 | 10:05 WIB


HARGASUMUT.ORG - Gula di gudang Bulog Sumut.

MEDAN, KOMODITI.CO - Dipastikan stok gula cukup aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2017 atau diestimasikan sebanyak 352.000 ton hingga akhir Mei 2017. Demikian
Bulog Divisi Regional Sumatera Utara.

"Stok gula Bulog cukup aman karena akan ada penambahan pasokan," ujar Kepala Bulog Sumut, Imran Rasydy Abdullah di Medan, Sabtu (13/5).

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017. Diakui Imran Rasydy Abdullah, dewasa ini harga gula di pasar relatif stabil setelah pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi Rp12.500 per kg.

"Bulog siap melepas gula baik dengan cara pasar murah atau lainnya. Kalau sewaktu-waktu harga bahan pokok itu mengalami kenaikan maupun kelangkaan di pasar," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Alwin, menyatakan timnya terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok termasuk gula di pasar modern, tradisional dan juga distributor. Ia yang didampingi Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut, Misbah, menyebutkan hingga saat ini harga gula stabil dan ketersediaan cukup aman.

"Selain memantau ketersediaan dan harga di pasar, Disperindag dan juga TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) juga tetap melakukan koordinasi dengan produsen maupun distributor," kata Alwin

Menurut Misbah, dengan koordinasi yang baik diharapkan tidak terjadi kelangkaan atau gejolak harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Sesuai instruksi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, pemerintah akan menindak tegas pelaku penimbun atau spekulan bahan pokok.

 


Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close