Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

Oleh : ayid ayid | Selasa, 30 Mei 2017 | 14:42 WIB


BISNIS.COM - Distributor penimbun barang diancam pidana.

SERANG, KOMODITI.CO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dibentuk di daerah bertindak tegas dan bekerja optimal mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan kebutuhan pokok jelang Ramadhan.

"Nanti jika ada pelanggaran-pelanggaran ataupun penimbunan, akan ditangani Satgas Pangan yang dibentuk di daerah. Ini nanti akan bekerja mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran itu," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Minggu (28/5).

Tjahya Widayanti mengatakan jika ditemukan adanya pelanggaran seperti harga kebutuhan pokok tertentu melebihi harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, seperti harga gula pasir untuk semua jenis Rp12.500, minyak curah Rp10.500 per liter dan Rp11 untuk kemasan sederhana. Maka, akan ditelusuri dari mana pasokan barang tersebut, sehingga menjual harga lebih dari ketentuan.

"Kita akan telusuri dimana kenaikan itu terjadi. Nah, jika nanti kenaikan itu di distribut, maka akan kita lihat apakah distibutor itu sudah mendaftar atau belum," kata Tjahya.

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

"Jika itu tidak dilakukan kita akan ambil tindakan, mungkin pertama tindakan administratif dulu," tegasnya.

Tjahya mengatakan berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau, ada beberapa komoditas yang naik atau harganya di atas ketentuan harga eceran tertinggi dari pemerintah seperti telur ayam sudah naik menjadi Rp23 ribu padahal di daerah lain seperti di Bandung masih Rp22 ribu.

Kemudian, cabai rawit merah di Pasar Induk Rabu Rp60 ribu per kilogran, sementara di Bandung masih Rp40 ribu. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam biasanya Rp32 ribu per kilogram, naik menjadi Rp33 ribu per kilogram.

"Daging ayam itu harusnya Rp32 per kilogram karena harga ayam hidup itu sekitar Rp18 ribu per kilogram. Jadi kalau di sini Rp33 ribu per kilogram, berarti itu sudah tinggi," katanya.

Namun demikian, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, masih relatif stabil dan pasokan juga aman. Tjahya memantau kebutuhan pokok di pasar tradisional, gudang Bulog, gudang distributor, dan ritel modern di Serang. (Ant)


Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close