Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

Oleh : ayid ayid | Selasa, 30 Mei 2017 | 14:42 WIB


BISNIS.COM - Distributor penimbun barang diancam pidana.

SERANG, KOMODITI.CO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dibentuk di daerah bertindak tegas dan bekerja optimal mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan kebutuhan pokok jelang Ramadhan.

"Nanti jika ada pelanggaran-pelanggaran ataupun penimbunan, akan ditangani Satgas Pangan yang dibentuk di daerah. Ini nanti akan bekerja mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran itu," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Minggu (28/5).

Tjahya Widayanti mengatakan jika ditemukan adanya pelanggaran seperti harga kebutuhan pokok tertentu melebihi harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, seperti harga gula pasir untuk semua jenis Rp12.500, minyak curah Rp10.500 per liter dan Rp11 untuk kemasan sederhana. Maka, akan ditelusuri dari mana pasokan barang tersebut, sehingga menjual harga lebih dari ketentuan.

"Kita akan telusuri dimana kenaikan itu terjadi. Nah, jika nanti kenaikan itu di distribut, maka akan kita lihat apakah distibutor itu sudah mendaftar atau belum," kata Tjahya.

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

"Jika itu tidak dilakukan kita akan ambil tindakan, mungkin pertama tindakan administratif dulu," tegasnya.

Tjahya mengatakan berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau, ada beberapa komoditas yang naik atau harganya di atas ketentuan harga eceran tertinggi dari pemerintah seperti telur ayam sudah naik menjadi Rp23 ribu padahal di daerah lain seperti di Bandung masih Rp22 ribu.

Kemudian, cabai rawit merah di Pasar Induk Rabu Rp60 ribu per kilogran, sementara di Bandung masih Rp40 ribu. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam biasanya Rp32 ribu per kilogram, naik menjadi Rp33 ribu per kilogram.

"Daging ayam itu harusnya Rp32 per kilogram karena harga ayam hidup itu sekitar Rp18 ribu per kilogram. Jadi kalau di sini Rp33 ribu per kilogram, berarti itu sudah tinggi," katanya.

Namun demikian, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, masih relatif stabil dan pasokan juga aman. Tjahya memantau kebutuhan pokok di pasar tradisional, gudang Bulog, gudang distributor, dan ritel modern di Serang. (Ant)


Komentar


Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..

Lihat Semua




Close
Close