Sabtu, 23 September 2017 WIB

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

Oleh : ayid ayid | Selasa, 30 Mei 2017 | 14:42 WIB


BISNIS.COM - Distributor penimbun barang diancam pidana.

SERANG, KOMODITI.CO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang dibentuk di daerah bertindak tegas dan bekerja optimal mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan kebutuhan pokok jelang Ramadhan.

"Nanti jika ada pelanggaran-pelanggaran ataupun penimbunan, akan ditangani Satgas Pangan yang dibentuk di daerah. Ini nanti akan bekerja mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran itu," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Minggu (28/5).

Tjahya Widayanti mengatakan jika ditemukan adanya pelanggaran seperti harga kebutuhan pokok tertentu melebihi harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, seperti harga gula pasir untuk semua jenis Rp12.500, minyak curah Rp10.500 per liter dan Rp11 untuk kemasan sederhana. Maka, akan ditelusuri dari mana pasokan barang tersebut, sehingga menjual harga lebih dari ketentuan.

"Kita akan telusuri dimana kenaikan itu terjadi. Nah, jika nanti kenaikan itu di distribut, maka akan kita lihat apakah distibutor itu sudah mendaftar atau belum," kata Tjahya.

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.

"Jika itu tidak dilakukan kita akan ambil tindakan, mungkin pertama tindakan administratif dulu," tegasnya.

Tjahya mengatakan berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau, ada beberapa komoditas yang naik atau harganya di atas ketentuan harga eceran tertinggi dari pemerintah seperti telur ayam sudah naik menjadi Rp23 ribu padahal di daerah lain seperti di Bandung masih Rp22 ribu.

Kemudian, cabai rawit merah di Pasar Induk Rabu Rp60 ribu per kilogran, sementara di Bandung masih Rp40 ribu. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam biasanya Rp32 ribu per kilogram, naik menjadi Rp33 ribu per kilogram.

"Daging ayam itu harusnya Rp32 per kilogram karena harga ayam hidup itu sekitar Rp18 ribu per kilogram. Jadi kalau di sini Rp33 ribu per kilogram, berarti itu sudah tinggi," katanya.

Namun demikian, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, masih relatif stabil dan pasokan juga aman. Tjahya memantau kebutuhan pokok di pasar tradisional, gudang Bulog, gudang distributor, dan ritel modern di Serang. (Ant)


Komentar


Serbaneka - 2 hari yang lalu

Diskusi "Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Mendengar dan Menjawab"

Event ini menarik, mengingat dihadiri Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi. Acara dimoderatori anggota Komisi XI DPR yang juga Wakil Dewan Pertimbangan Kadin, Maruarar Sirait.
Serbaneka - 6 hari yang lalu

Rp100 Miliar Dianggarkan Pemprov Jatim untuk Atasi kekeringan

Saat ini pihaknya sudah intensif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten yang mengalami kekeringan di wilayahnya masing-masing untuk menentukan upaya penanganan permasalahan kekeringan.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Tuntas 100 Persen Pemulihan Layanan Pelanggan Satelit Telkom

Untuk mempercepat recovery sejumlah sites yang mengalami kendala saat proses repointing antena, Telkom menggunakan jaringan fiber optik sebanyak 5 persen dan menggunakan jaringan selule (machine to machine/M2M) sebanyak 14 persen.
2 minggu yang lalu

Pempek Didorong Bisa Go Internasional

Sejauh ini pesanan pempek sudah banyak dari kawasan Asia Tenggara yang dapat dijadikan salah satu indikator bahwa makanan ini bercitarasa internasional.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Jalur Eksisting Kereta Cepat Turunkan Anggaran

Ia mengatakan pertimbangan menggunakan jalur eksisting selain lebih murah, juga pembangunannya akan lebih cepat karena stasiun tidak perlu dipindah. Menurutnya, pemindahan stasiun akan membuat keberlangsungan ekonomi masyarakat terganggu.
1 bulan yang lalu

Kemitraan Baznas-Lotte Grosir Ajak Masyarakat Dukung UKM

Sebagaimana zakat yang wajib ditunaikan kaum Muslim, maka infak dengan cara kreatif seperti kemitraan Lotte Grosir dan Baznas sangat bermanfaat bagi penerima zakat/mustahik.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
1 bulan yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close