Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.

Oleh : ayid ayid | Kamis, 15 Juni 2017 | 11:46 WIB


ISTIMEWA - Suasana Jakarta Fair 2017.

JAKARTA, KOMODITI.CO - Prajna Murdaya, Ketua Panitia Penyelenggara Jakarta Fair, berharap transaksi yang terjadi di Jakarta Fair 2017 dapat mencapai Rp6,5 triliun.

"Jakarta Fair Kemayoran 2017 mengharapkan pengunjung di atas 5,7 juta orang dengan transaksi bisnis antara peserta pameran dan pengunjung Jakarta Fair Kemayoran bisa di atas Rp6,5 triliun," kata Prajna dalam pembukaan Jakarta Fair 2017 di Arena Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (14/6) malam.

Target ini jauh lebih tinggi dibanding jumlah yang dicapai pada Jakarta Fair 2016. Tahun lalu, transaksi bisnis antara peserta pameran dan para pembeli Rp6,1 triliun, dengan total pengunjung 5,7 juta orang.

"Dari tahun ke tahun, Jakarta Fair Kemayoran mengalami peningkatan baik dari segi jumlah pengunjung maupun dari segi nilai transaksi bisnis antara para peserta pameran sebagai penjual dan pengunjung sebagai pembeli," ujar Prajna.

Pada 2012, total pengunjung Jakarta Fair sebanyak 4,5 juta orang dengan transaksi bisnis Rp4 triliun. Jumlah ini meningkat pada Jakarta Fair 2013 dengan total pengunjung 4,8 juta orang dan transaksi bisnis mencapai Rp4,5 triliun.

Angka itu terus meningkat pada Jakarta Fair 2014 dan 2015 dengan total pengunjung masing-masing 5 juta orang dan 5,2 juta orang. Demikian pula dengan transaksi bisnis, Rp5 triliun pada Jakarta Fair 2014, meningkat menjadi Rp5,8 triliun pada Jakarta Fair 2015.

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.

Tahun ini, Jakarta Fair diikuti 2.700 perusahaan peserta dalam 1.500 stand yang berasal dari berbagai skala usaha baik perusahaan multinasional, usaha besar, menengah, usaha kecil, BUMN, serta anjungan pemerintah provinsi dan kabupaten dari berbagai penjuru tanah air.

Mereka memamerkan produk dari berbagai sektor industri. Mulai dari otomotif mobil dan sepeda motor, teknologi informasi, komputer, alat olahraga, fashion and garment, peralatan rumah tangga, furniture, barang-barang elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal & medicine, perbankan, produk jasa, hingga kosmetik.


Komentar


Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Target Jakarta Fair Rp6,5 Triliun

Menurut Prajna, nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair diraih penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Disusul produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemendag: Satgas Pangan agar Antisipasi Penimbunan

Menurutnya, ada ketentuan Permendag bahwa pelaku usaha distribusi kebutuhan pokok diwajibkan untuk mendaftar dan setiap tanggal 15 harus melaporkan stoknya berapa dan mendaftarkan gudangnya.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Selama Mudik Lebaran 4,95 Juta Orang Siap Diangkut dengan Kapal

Untuk roda dua diperkirakan naik 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bulog Sumut: Stok Gula untuk Ramadhan Aman

Ketersediaan gula di pasar juga masih banyak, sehingga diyakini tidak ada masalah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 2017.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Jelang Ramadhan, Mendag Pantau Harga Bahan Pokok Wilayah Jakarta

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, kurang lebih mencapai 435.000 ton per tahun.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Di Alun-alun Wonosari Digelar Gunung Kidul Expo 2017

Menurut Hidayat, UKM yang mengikuti kegiatan ini ada 175 yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul. Adapun produknya pangan, batik, hingga produksi mebel. Event ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memasang produk dari dinas.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Harga Emas Terdongkrak Konflik di Korea

Menurut Bachrul, faktor lain yang akan mempengaruhi harga emas ke depan adalah membaiknya ekonomi di China dan di Uni Eropa.
Komoditi - 1 bulan yang lalu

Bappebti Gandeng PPATK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Ketua Bappebti Bachrul Chairi ā€ˇmengungkapkan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut MoU Bappebti dengan PPATK tahun 2008.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Kampoeng Minangkabau 2017

Irwan antara lain menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun, seni sastra yang memang tumbuhkembang di ranah Minang itu. Ia juga berkeliling stan-stan yang ada di lokasi.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..

Lihat Semua




Close
Close