Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

Antisipasi Kebutuhan Lebaran BRI Siapkan Rp23 Triliun

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy).

Oleh : ayid ayid | Selasa, 20 Juni 2017 | 08:49 WIB



JAKARTA, KOMODITI.CO, - Mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai oleh nasabahnya selama musim mudik Lebaran 2017. PT. Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk menyiapkan uang tunai sekitar Rp23 triliun.

Sunarso, Wakil Direktur Utama BRI Sunarso di Jakarta, Senin (19/6) malam WIB, mengatakan penurunan jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun ini dibanding Lebaran 2016. Karena jumlah nasabah BRI yang menggunakan produk transaksi non-tunai meningkat.

Jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun lalu sebesar Rp30 triliun. Dengan demikian, uang tunai yang disiapkan BRI untuk Lebaran pada tahun ini turun 23 persen dibanding tahun lalu.

"Ini karena nasabah sudah banyak yang menggunakan cashless, dan selain itu kita juga jaga efisiensi," kata Sunarso.

Menurut Sunarso, pada Lebaran 2016, dari uang tunai yang disiapkan sebesar Rp30 triliun, hanya Rp20 triliun yang ditarik nasabah. Alhasil, terjadi inefisiensi karena BRI sudah terlanjur menarik dana yang berlebih sebanyak Rp10 triliun.

"Kalau misalkan kita sediain uang banyak tapi tidak kapakai itu jadi fosil. Disitu ada cost (biaya) juga. Makanya kita tahun ini gunakan angka minimalnya. Jadi itu alasan pertama itu untuk efisiensi," ujar dia.

BRI juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy). Lebih baik dihemat untuk jaga likuiditas dan bisa nambah kreditnya.

Sementara untuk peningkatan transaksi non-tunai, Sunarso mencontohkan uang elektronik BRI (Brizzi) yang dipakai membayar jasa tol telah mencatat kenaikan volume dari 60 ribu transaksi per bulan pada tahun lalu menjadi 200 ribu transaksi per bulan.

"Nanti akan bertambah lagi pada Lebaran tahun ini, karena ada pembayaran non-tunai untuk tol sedang digencarkan," ujar dia.

Sebanyak Rp23 triliun uang tunai yang disiapkan BRI akan dipasok ke 24.564 anjungan tunai mandiri (ATM) BRI dan 462 unit kerja operasional (UKO).

Untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi non-tunai, BRI juga menyediakan 110.113 agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, e-banking BRI, e-channel BRI yang terdiri atas 24.564 ATM, 1.373 CDM/CRM, dan 257.712 EDC (electronic data capture/EDC), serta uang elektronik Bank BRI, yakni BRIZZI.


Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close