Rabu, 16 Agustus 2017 WIB

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.

Oleh : ayid ayid | Minggu, 06 Agustus 2017 | 10:05 WIB


DAFFA - Salak Pondoh ke Selandia Baru.

SLEMAN, KOMODITI.CO - Komoditas unggulan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Salak pondoh, siap merambah pasar Selandia Baru. Setelah negara Pasifik itu menjalin kerja sama dengan Asosiasi Petani Salak Sleman Prima Sembada.

Menurut Ketua Asosiasi Salak Sleman Prima Sembada, Maryono, di Sleman, Sabtu (5/8), pihaknya telah menjalin kemitraan dengan Selandia Baru. Bahkan, mereka juga telah memberikan bantuan untuk petani salak untuk pelatihan mutu dan pengemasan salak yang akan diekspor ke Selandia Baru.

Maryono mengatakan pada Juni 2017 pemerintah Selandia Baru mengeluarkan kebijakan baru tentang standar kesehatan impor untuk salak Indonesia atau The Impor Health Standard (IHS) for Indonesia Salacca. Standar itu dikeluarkan Kementerian Industri Primer Selandia Baru (New Zealand Ministry of Primary Industries) setelah melakukan konsultasi persyaratan teknis dengan Badan Karantina Pertanian di Kementerian Pertanian RI dan disetujui bersama oleh kedua belah pihak.

Pelatihan ini merupakan sarana untuk memperkenalkan IHS kepada Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai pintu masuk untuk disebarkan dan dilanjutkan ke petani salak lainnya di seluruh Indonesia. Sleman menjadi tuan rumah peluncuran IHS ini karena telah menjadi mitra "New Zealand Aid Progamme-Ministry of Foreign Affairs and Trade" sejak 2011.

"Saat itu pemerintah Selandia Baru mendukung lebih dari 300 petani salak Sleman yang terkena dampak letusan Merapi pada tahun 2010 dengan progam pemulihan ekonomi. Saat ini jumlah petani salak yang tergabung dalam Asosiasi Prima Sembada sudah berjumlah lebih dari 1.400 orang petani," katanya.

Menurut Maryono, dukungan Selandia Baru sebesar Rp2,9 miliar pada tahun 2011 sampai 2013 kepada petani salak Sleman Prima Sembada melalui "Indonesia Disaster Fund" berhasil dimanfaatakan oleh anggota asosiasi untuk mendapatkan sertifikasi organik. Sejak itu Asosiasi Prima Sembada berkembang dari 300 anggota menjadi 1.400 dan berhasil ekspor salak ke Tiongkok dan Singapura.

Pada tahun ini, Kedutaan Besar Selandia Baru mendukung kembali Prima Sembada sebesar Rp129.429.000 untuk memperbaiki fasilitas pengemasan salak. Pihaknya mendapat dukungan dana dari pemerintah Selandia Baru sebesar Rp129.429.000 untuk memperbaiki fasilitas packing house (rumah pengemasan salak).

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi. Asosiasi Salak Sleman Prima Sembada juga telah melaksanakan pelatihan standarisasi mutu salak yang akan diekspor ke Selandia Baru, pelatihan tentang hama dan penyakit yang tidak boleh masuk ke Selandia Baru dan pelatihan audit karantina.

"Peserta pelatihan terdiri atas perwakilan kelompok tani, pengurus Asosiasi Salak Sleman Prima Sembada, dan karyawan packing house," katanya. (ant)


Komentar


Serbaneka - 3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
3 hari yang lalu

Hingga 2019, Pemerintah Bangun 4 Juta Unit Rumah Murah

Sejak digulirkan program sejuta rumah murah pada 2015 hingga 2016 telah terealisasi 1,5 juta unit rumah. Sedangkan pada 2017- Agustus 2017 telah terealisasi 449.000 unit rumah.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Asyik... Salak Sleman Siap Diekspor ke Selandia Baru

Renovasi tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pengemasan yang memenuhi standar ekspor ke Selandia Baru. Targetnya akhir Agustus packing house selesai direnovasi.
Komoditi - 1 minggu yang lalu

Pada 2018, Lampung Bangun Kawasan Industri Maritim

KIM Tanggamus termasuk 20 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum di Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Kementan Ingatkan Janji Kalimantan Barat Untuk Ekspor Beras dan Jagung

Kementan akan berupaya dengan berbagai strategi agar ekspor segera terwujud dengan membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Indonesia-WFP Perkuat Ketahanan Pangan

Dubes Esti Andayani mengharapkan kerja sama dengan WFP semakin solid dan berdampak riil bagi ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi anak-anak di Indonesia.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Bank Swasta Biayai LRT Jabodebek

Pendanaan proyek diraih dari kredit perbankan dan investasi PT KAI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).
Komoditi - 3 minggu yang lalu

Pemerintah Tolak Keputusan Norwegia yang akan Stop Biofuel Indonesia

Menurut Airlangga, keputusan Norwegia yang disampaikan Solbaken masih dikaji dan belum diimplementasikan oleh pemerintah Norwegia.
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Gagang Cengkih "Limbah" Untuk Ekspor

Gagang cengkih yang selama ini banyak dibuang oleh petani karena dianggap sebagai limbah, ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi untuk diekspor ke mancanegara
Pertanian - 1 bulan yang lalu

Kotamobagu Genjot Produksi Kopi Organik

Produk pertanian organik lebih sehat dan harganya lebih tinggi ketimbang nonorganik. Bank Indonesia pun mendukung pengembangan pertanian organik ini.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close