Rabu, 13 Desember 2017 WIB

Di Bantul, Luas Lahan Tebu Berkurang

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.

Oleh : ayid ayid | Sabtu, 30 September 2017 | 07:17 WIB


ANTARA - Mengambil tebu.

BANTUL, KOMODITI.CO - Luas lahan tebu di daerah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Demikian Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan kabupaten ini.

Menurut Kepala Dinas ini, Pulung Haryadi, memang terjadi penurunan luasan tebu dari tahun ke tahun. Dari yang tadinya seluas 1.700 hektare, namun dalam kurun waktu lima tahun ini tinggal seluas 1.095 hektare.

Pulung mengatakan luas lahan tebu yang 1.095 hektare itu adalah luasan yang sudah terealisasikan hingga akhir September 2017, sehingga masih ada kemungkinan bertambah. Namun, tidak terlalu signifikan, mengingat sudah berganti musim.

Penurunan luas lahan tebu di wilayah Bantul karena beberapa faktor. Di antaranya persaingan dengan tanaman komoditas pangan lain yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi, sehingga petani enggan menanam tebu.

"Misalnya ada komoditas bawang merah dan cabai, untuk cabai ini tadinya dari tahun lalu diharapkan harganya tinggi, tetapi ternyata malah tahun ini harganya agak turun, namun kalau harga anlok tidak, karena sudah naik lagi," katanya.

Pulung menyebut menanam tanaman tebu memang membutuhkan waktu untuk menghasilkan dibandingkan dengan menaman komoditas pangan lain tersebut, hal itu karena usia panen tebu jauh lebih lama dibanding komoditas pangan strategis tersebut.

"Bahwa penghasilan dari menenam tebu itu dalam jangka waktu yang relatif lama, karena tebu baru bisa dinikmati pada panen sembilan bulan, sementara kalau untuk tanaman lain rata-rata tiga bulan, jadi butuh waktu tiga kali lipat," katanya.

Perlu ada upaya untuk menggalakan penanaman tebu di Bantul, termasuk di antaranya menjalin kemitraan dengan pihak yang bersedia mengambil hasil panen, sehingga petani lebih cepat menikmati hasilnya.

"Jadi perlu orang yang mempunyai manajemen baik dalam mengolah usaha taninya, juga ada sistem yang ditawarkan oleh pabrik gula Madukismo seperti kemitraan biar supaya mereka tidak menunggu terlalu lama memperoleh penghasilan," katanya.

 


Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close