Rabu, 13 Desember 2017 WIB

Mendukung Program Satu Juta Rumah, BUMN Sediakan 30 Persen Hunian MBR

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR.

Oleh : ayid ayid | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:03 WIB


ANTARA - Menteri BUMN, Rini Soemarno.

JAKARTA, KOMODITI.CO - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diwajibkan menyediakan 30 persen hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai upaya mendukung program satu juta rumah. Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan ini dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan berbasis transportasi massal di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, Senin (2/10).

Menurut Rini, komitmen ini juga untuk mengurangi "backlog" perumahan bagi rakyat. Untuk MBR itu biasanya porsinya 25 persen, namun pihaknya sekarang menekankan BUMN itu harus minimal 30 persen. Apalagi, di sejumlah lokasi premium, jarang ada yang mau berikan (jatah) MBR. Nah ia mau menekankan kalau yang konstruksinya dari BUMN diharuskan mengharuskan harus 30 persen.

Hunian berkonsep TOD itu mengoptimalkan pemanfaatan lahan strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk pengembangan kawasan terintegrasi dan inklusif menjadi ruang-ruang vertikal. Pengembangan konsep hunian berbasis TOD juga diharapkan dapat memberikan alternatif hunian yang efisien dan efektif dari sisi waktu dan biaya serta ramah lingkungan karena berkurangnya polusi kendaraan pribadi.

Khusus di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, yang dibangun atas kerja sama Perum Perumnas dan KAI itu, sebanyak 1.020 unit dari total 3.440 hunian yang terdiri atas empat tower itu akan dialokasikan untuk MBR. Harga yang dipatok adalah Rp7 juta per meter persegi dengan dua tipe ukuran, yakni 32 meter persegi dan 40 meter persegi. Jadi, harga jual hunian vertikal itu sekitar Rp220 juta hingga Rp280 jutaan.

"Yang kami tekankan juga, MBR ini harus mendapat 30 meter persegi hingga 32 meter persegi. Biasanya kan lebih kecil, sekitar 22 meter persegi. Setelah saya lihat, MBR ini biasanya untuk satu keluarga jadi harus diberikan ruang lebih," katanya.

Agar unit MRB peruntukkannya tetap untuk MBR, maka pemilik yang akan menjual unitnya harus melalui perusahaan yang dibentuk pemerintah. Perusahaan ini tentu membeli dengan harga pasar, namun juga harus menjual kembali ke MBR, sehingga terus ada. Kalau tidak, MBR kegusur lagi, kegusur lagi.

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan pihaknya akan langsung mengimplementasikan instruksi Menteri BUMN terkait harga dan luasan area di TOD Pondok Cina, Depok.

"Kami sudah revisi harga, atas petunjuk Bu Menteri, satu meter persegi harganya Rp7 juta. Pembangunan akan kita selesaikan tahap pertama dua tower dalam 20 bulan, kemudian enam bulan berikutnya baru diselesaikan tower ketiga dan keempat," katanya.

Dibangun di atas kawasan seluas 27,7 ribu meter persegi dengan empat tower setinggi 49 lantai, TOD Pondok Cina, Depok menjadi hunian terintegrasi yang dibangun setelah TOD Tanjung Barat.

Selain hunian, TOD Pondok Cina memiliki konektivitas dengan pusat pendidikan, bisnis, perbankan, pusat pemerintahan, dan rumah sakit sebagai poros utama yang menghubungkan dengan pusat-pusat kegiatan utama di Depok. Di sisi lain, terdapat fasilitas podium, gedung parkir dan zona komersil.


Komentar


Serbaneka - 1 hari yang lalu

Untuk Natal dan Tahun Baru Pelni Siapkan 73 Kapal

"Masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk transportasi laut berlangsung selama 22 hari mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018," kata Didik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Dipatok Di Bawah Rp80 Juta, Harga Mobil Pedesaan Kemenperin

Gati mengatakan pihaknya mengupayakan harga yang bisa masuk ke pasar. Harga belum tahu memang, ini bahan baku juga masih banyak yang impor. Jadi, masih fluktuatif. Tapi, pasti di antara Rp60-80 juta.
Serbaneka - 2 minggu yang lalu

Rambah Bisnis Kue, Rahmat Gobel Gandeng Chateraise

Dengan riset dan teknologi pangan yang dimiliki Chateraise, Rachmat Gobel maupun Saito optimistis bisa menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun industri makanan yang berkualitas untuk Indonesia.
Pertanian - 2 minggu yang lalu

Kartu Tani Buat Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pemerintah melakukan uji coba penyediaan pupuk bersubsidi yang dapat dibeli dengan menggunakan kartu tani. Uji coba dilakukan di Karawang dan Ciamis
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Jokowi Bangun Infrastruktur Untuk Satukan Indonesia

Presiden mengakui saat ini antara wilayah barat dan timur masih memiliki perbedaan yang jauh terkait infrastuktur yang dimilikinya.
Mineral - 3 minggu yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 minggu yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 4 minggu yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 4 minggu yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 bulan yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close