Minggu, 19 Nopember 2017 WIB

HNSI Sumut Minta Nelayan Tinggalkan Pukat Tarik dan Pukat Hela

HNSI Sumatera Utara meminta kepada seluruh nelayan agar menghentikan penggunaan alat penangkapan ikan Pukat Tarik (Seine Nets) dan Pukat Hela (Trawl) di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia. “

Oleh : moch ryan | Senin, 23 Oktober 2017 | 08:46 WIB


nelayan bersiap melaut

MEDAN, KOMODITI.CO- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara meminta kepada seluruh nelayan agar menghentikan penggunaan alat penangkapan ikan Pukat Tarik  (Seine Nets) dan Pukat Hela (Trawl) di wilayah pengelolaan perikanan  Negara Republik Indonesia.  “Larangan penggunaan alat tangkap tersebut  berdasarkan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015," kata Wakil Ketua DPD HNSI Sumut. Nazli, di Medan, Senin (23/10).

Menurut Nazli  peraturan menteri  tersebut adalah untuk menghentikan sementara penggunaan alat penangkapan ikan yang dianggap merusak lingkungan dan sumber daya ikan (SDI) tidak punah. "Tujuan penghentian Pukat Tarik dan Pukat Hela itu untuk memulihkan kembali SDI yang telah berkurang/rusak sampai pada akhirnya dapat dimanfaatkan kembali secara optimal," ujar Nazli.

Ditambahkan bahwa penghentian alat tangkap ikan dengan menggunakan jaring mengakibatkan protes dan munculnya gejolak di kalangan para nelayan. Namun demikian Nazli kembali menegaskan bahwa ketentuan itu harus dipatuhi, karena kondisi sumberdaya ikan yang dihadapi dan dalam jangka panjang akan menguntungkan para nelayan. Sebab jika dibiarkan nelayan menggunakan jaring tersebut sumberdaya perikanan yang ada akan rusak dan pada akhirnya nelayan juga yang paling menderita dampaknya.


#Hnsi #Sumut #Menteri kelautan dan perikanan #Nelayan

Komentar


Mineral - 2 hari yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 hari yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 5 hari yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Mineral - 1 minggu yang lalu

Emas Aneka Tambang Naik Seribu Rupiah Lebih

Harga emas batangan PT Aneka Tambang pada hari Jumat (10/11) mengalami kenaikan 1.009 poin bila dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Dengan Coating Petani Bisa Tahan Mangga Sampai Yang Dipanen 1 Bulan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil melakukan rekayasa teknologi umur buah mangga dengan teknik "coating" pascapanen sehingga memiliki daya tahan lebih lama.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

HNSI Sumut Minta Solusi Atasi Pengangguran Nelayan Pukat

MEDAN, KOMODITI.CO-  Larangan pemerintah untuk menggunakan alat tangkap ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di..
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Sepekan Harga Komoditas Perkebunan di Sulteng Tetap Stabil

Perkembangan harga berbagai jenis komoditas perkebunan di Palu, Sulawesi Tengah, hingga pekan ini masih bertahan sama seperti pekan sebelumnya.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Menperin: Generasi Muda Harus Tangkap Peluang Era Ekonomi Digital

Airlangga menegaskan, seluruh unit pendidikan di lingkungan Kemenperin telah memiliki spesialisasi bidang industri tertentu dan didukung dengan sarana penunjang seperti ruang workshop, laboratorium, dan Teaching Factory yang sesuai dengan industri.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close