Minggu, 19 Nopember 2017 WIB

Prediksi Meleset, Harga Kebutuhan Pokok di Purwokerto Naik

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Jawa Tengah menyatakan kenaikan harga kebutuhan pokok sebenarnya sudah diprediksi, namun tingkat kenaikannya yang cukup tinggi ternyata agak mengejutkan

Oleh : moch ryan | Minggu, 05 Nopember 2017 | 09:34 WIB


suasana pasar tradisional

PURWOKERTO, KOMODITI.CO- Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali naik. Ini terjadi akibat minimnya pasokan dari petani. Di Pasar Manis, misalnya, harga beras IR-64 kualitas medium I yang dalam beberapa pekan terakhir bertahan pada kisaran Rp10.250-Rp10.300 per kilogram, saat ini naik Rp200 menjadi Rp10.500/kg. Tatan, salah seorang pedagang beras di Pasar Manis mengungkapkan kenaikan harga beras IR-64 kualitas medium I berlangsung sejak awal bulan November.

"Informasi yang kami peroleh dari penggilingan padi, pasokan gabah dari petani saat sekarang sulit diperoleh karena baru mulai tanam, sehingga harga beras kembali naik. Kalaupun ada yang panen, itu sporadis," kata Tatan.

Selain beras, harga cabai merah keriting juga kembali melonjak sejak awal bulan November, yakni dari Rp27.500/kg menjadi Rp30.000/kg. Kenaikan terjadi secara bertahap. Siti, salah seorang pedagang sayuran dan bumbu dapur mengatakan kenaikan harga cabai merah keriting ini terjadi karena banyak petani yang gagal panen akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

"Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah besar dari Rp26.000/kg menjadi Rp27.500/kg, cabai rawit merah dari Rp25.000/kg menjadi Rp27.500/kg, dan bawang merah dari Rp24.500/kg menjadi Rp28.000/kg. Semua itu karena faktor hujan," ujar Siti.

Di Pasar Wage kenaikan harga juga sama terjadi.Harga beras  IR-64 kualitas medium II naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp10.250-Rp10.300/kg dan beras kualitas super dari kisaran Rp11.000-Rp11.250/kg menjadi Rp11.500/kg.  Selain itu, harga bawang merah yang sempat bertahan pada kisaran Rp23.500-Rp24.000/kg naik menjadi Rp27.000/kg, cabai merah besar yang sebelumnya Rp25.000/kg naik menjadi Rp28.000/kg, dan cabai merah keriting naik dari Rp24.500/kg menjadi Rp27.000/kg.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyatakan kenaikan harga sebenarnya sudah diprediksi, namun tingkat kenaikannya yang cukup tinggi agak mengejutkan.  "Kami tidak menyangka bahwa kenaikan harga beras sampai akhir Oktober mencapai 5,7 persen, cukup tinggi. Semula kami prediksikan kenaikannya hanya 3 persen," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Fadhil Nugroho. Ia  juga tidak menyangka jika harga cabai merah mengalami kenaikan hingga 17,8 persen karena komoditas cabai-cabaian semula diprediksi sudah mulai mengalami penurunan harga. (sumber:antara)


#C cabe #Bank indoonesia #Pasar tradisional #BI #Beras #Harga kebutuhan pokok

Komentar


Mineral - 2 hari yang lalu

China Terus Berusaha Untuk Jadi Pemasok Garam ke Indonesia

China terus berupaya untuk bisa menjadi pemasok garam ke Indonesia yang mengalami defisit produksi garam nasional
Serbaneka - 3 hari yang lalu

Rabu Pagi Kurs Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi, 15/11 WIB)
Pertanian - 5 hari yang lalu

Kalimantan Tengah Bakal Jadi Lumbung Padi Organik

Presiden Joko Widodo secara khusus memerintahkan Kementerian Pertanian agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik.
Serbaneka - 5 hari yang lalu

Kemenkeu Nyatakan Defisit Anggaran Masih Aman

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit anggaran pada akhir 2017 sebesar 2,67 persen terhadap PDB. Angka ini berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP sebesar 2,92 persen terhadap PDB.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Boediono: Daerah Akan Maju Jika Kinerja Lembaga Publiknya Bagus

Mantan Wapres Boediono yakin daerah-daerah di Indonesia juga bisa maju jika kinerja lembaga publiknya, institusi pemerintahannya,bekerja dengan baik.”Kunci perbaikan majunya bangsa, saya yakin, dengan meningkatkan perbaikan kualitas lembaga-lembaga publiknya,” ujarnya.
Mineral - 1 minggu yang lalu

Emas Aneka Tambang Naik Seribu Rupiah Lebih

Harga emas batangan PT Aneka Tambang pada hari Jumat (10/11) mengalami kenaikan 1.009 poin bila dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Dengan Coating Petani Bisa Tahan Mangga Sampai Yang Dipanen 1 Bulan

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil melakukan rekayasa teknologi umur buah mangga dengan teknik "coating" pascapanen sehingga memiliki daya tahan lebih lama.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

HNSI Sumut Minta Solusi Atasi Pengangguran Nelayan Pukat

MEDAN, KOMODITI.CO-  Larangan pemerintah untuk menggunakan alat tangkap ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di..
Pertanian - 1 minggu yang lalu

Sepekan Harga Komoditas Perkebunan di Sulteng Tetap Stabil

Perkembangan harga berbagai jenis komoditas perkebunan di Palu, Sulawesi Tengah, hingga pekan ini masih bertahan sama seperti pekan sebelumnya.
Serbaneka - 1 minggu yang lalu

Menperin: Generasi Muda Harus Tangkap Peluang Era Ekonomi Digital

Airlangga menegaskan, seluruh unit pendidikan di lingkungan Kemenperin telah memiliki spesialisasi bidang industri tertentu dan didukung dengan sarana penunjang seperti ruang workshop, laboratorium, dan Teaching Factory yang sesuai dengan industri.
Lihat Semua

Close
Memuat Perkiraan Cuaca ..





Close
Close