Komoditi Timah

Anggaran Belanja AS Disetujui, Harga Timah Dunia Tertekan

Oleh : moch ryan
Selasa, 24 Oktober 2017 | 07:39 WIB


JAKARTA, KOMODITI.CO- Senat Amerika Serikat menyetujui anggaran belanja negara AS. Dampaknya, nilai tukar dolar AS naik dan hal ini berimbas pada turunnya harga komoditi, termasuk timah. Dalam perdagangan berjangka Jum’at akhir pekan lalu , harga timah untuk kontrak pengiriman tiga bulanan di London Metal Exchange (LME) turun 1,39% jadi US$ 19.575 per ton. Selama satu minggu lalu itu harga timah sudah terpangkas 4,97%.

Seperti dikutip Kontan.co.id  Direktur Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan keputusan senat AS menyetujui APBN membuka peluang reformasi pajak yang jadi program unggulan Donald Trump untuk disetujui. Dan jika hal itu  disetujui maka indeks dollar AS akan makin tinggi dan sebaliknya harga komoditi semakin tertekan.

Hal lain yang mempengaruhi harga komoditi turun adalah respon negatif atas  terpilihnya kembali Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Ini disebabkan Shinzo Abe diprediksi bakal melakukan pengurangan kebijakan pelonggaran kualitatif.

Ibrahim menambahkan harga timah secara teknikal memang sudah terlalu tinggi sehingga wajar bila harga mengalami koreksi. Walau begitu sebenarnya secara fundamental harga timah masih dalam tren bullish. Hingga akhir tahun 2017, Ibrahim memprediksi harga timah dapat mencapai US$ 21.500 per ton. Pada perdagangan Senin (23/10) harga timah diperkirakan masih akan melemah dan bergerak di rentang US$ 19.450–US$ 19.620 per ton. Sepekan ke depan harga akan berada di kisaran US$ 19.320–US$ 19.720 per ton.


#Perdagangan Berjangka #Timah #Harga timah dunia

Terkini