suasana pasar tradisional

Prediksi Meleset, Harga Kebutuhan Pokok di Purwokerto Naik

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Jawa Tengah menyatakan kenaikan harga kebutuhan pokok sebenarnya sudah diprediksi, namun tingkat kenaikannya yang cukup tinggi ternyata agak mengejutkan

Oleh : moch ryan
Minggu, 05 Nopember 2017 | 09:34 WIB


PURWOKERTO, KOMODITI.CO- Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali naik. Ini terjadi akibat minimnya pasokan dari petani. Di Pasar Manis, misalnya, harga beras IR-64 kualitas medium I yang dalam beberapa pekan terakhir bertahan pada kisaran Rp10.250-Rp10.300 per kilogram, saat ini naik Rp200 menjadi Rp10.500/kg. Tatan, salah seorang pedagang beras di Pasar Manis mengungkapkan kenaikan harga beras IR-64 kualitas medium I berlangsung sejak awal bulan November.

"Informasi yang kami peroleh dari penggilingan padi, pasokan gabah dari petani saat sekarang sulit diperoleh karena baru mulai tanam, sehingga harga beras kembali naik. Kalaupun ada yang panen, itu sporadis," kata Tatan.

Selain beras, harga cabai merah keriting juga kembali melonjak sejak awal bulan November, yakni dari Rp27.500/kg menjadi Rp30.000/kg. Kenaikan terjadi secara bertahap. Siti, salah seorang pedagang sayuran dan bumbu dapur mengatakan kenaikan harga cabai merah keriting ini terjadi karena banyak petani yang gagal panen akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

"Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah besar dari Rp26.000/kg menjadi Rp27.500/kg, cabai rawit merah dari Rp25.000/kg menjadi Rp27.500/kg, dan bawang merah dari Rp24.500/kg menjadi Rp28.000/kg. Semua itu karena faktor hujan," ujar Siti.

Di Pasar Wage kenaikan harga juga sama terjadi.Harga beras  IR-64 kualitas medium II naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp10.250-Rp10.300/kg dan beras kualitas super dari kisaran Rp11.000-Rp11.250/kg menjadi Rp11.500/kg.  Selain itu, harga bawang merah yang sempat bertahan pada kisaran Rp23.500-Rp24.000/kg naik menjadi Rp27.000/kg, cabai merah besar yang sebelumnya Rp25.000/kg naik menjadi Rp28.000/kg, dan cabai merah keriting naik dari Rp24.500/kg menjadi Rp27.000/kg.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyatakan kenaikan harga sebenarnya sudah diprediksi, namun tingkat kenaikannya yang cukup tinggi agak mengejutkan.  "Kami tidak menyangka bahwa kenaikan harga beras sampai akhir Oktober mencapai 5,7 persen, cukup tinggi. Semula kami prediksikan kenaikannya hanya 3 persen," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Fadhil Nugroho. Ia  juga tidak menyangka jika harga cabai merah mengalami kenaikan hingga 17,8 persen karena komoditas cabai-cabaian semula diprediksi sudah mulai mengalami penurunan harga. (sumber:antara)


#C cabe #Bank indoonesia #Pasar tradisional #BI #Beras #Harga kebutuhan pokok

Terkini